BANDUNG BARAT, Wplus62.com– Memasuki hari ke-8 operasi, cahaya matahari yang cerah di langit Kampung Pasirkuning menjadi sekutu bagi Tim SAR Gabungan. Memanfaatkan kondisi cuaca yang bersahabat, tim langsung bergerak cepat menyisir seluruh worksite dan berhasil mengevakuasi 10 bodypack tambahan pada Sabtu (31/1/2026).
Penemuan ini menjadi titik terang dalam operasi kemanusiaan yang sempat terkendala hujan deras pada hari-hari sebelumnya.
Sebaran Penemuan di Berbagai Sektor
Tim SAR menyisir area secara sistematis untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat. Hingga pukul 16.55 WIB, sebaran penemuan bodypack hari ini meliputi:
- Worksite A1: 2 bodypack
- Worksite A2: 4 bodypack
- Worksite A3: 1 bodypack
- Worksite B1: 1 bodypack
- Worksite B2: 2 bodypack
Dengan tambahan hasil hari ini, total bodypack yang berhasil dievakuasi mencapai 70 kantong. Berdasarkan data laporan kehilangan, tim memperkirakan masih ada sekitar 10 jiwa yang terkubur di bawah material longsor.

Proses Identifikasi DVI Dipercepat
Sejalan dengan evakuasi di lapangan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) bekerja maraton untuk memberikan kepastian bagi keluarga korban. Hingga pukul 14.30 WIB, tercatat 52 korban telah teridentifikasi dari 53 bodypack yang masuk sebelumnya. Saat ini, petugas sedang memproses 16 bodypack lainnya secara intensif.
Kepala Basarnas Bandung, Ade Dian Permana, menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat—mulai dari TNI, Polri, kementerian terkait, hingga relawan—tetap memiliki semangat tempur yang tinggi.
“Kami berkomitmen menemukan seluruh korban dan menyerahkannya kepada keluarga dengan penuh hormat,” tegas Ade Dian Permana di lokasi operasi.
Komitmen Hingga Korban Terakhir
Basarnas memastikan operasi akan terus berjalan dengan evaluasi lapangan yang ketat. Meski mengejar target waktu, keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi alam yang dinamis.
Tim SAR Gabungan kini mengandalkan strategi adaptif untuk menghadapi kemungkinan perubahan cuaca mendadak, demi menuntaskan misi kemanusiaan di Cisarua ini hingga tuntas.***













