SUMEDANG, W+62.COM– Peristiwa nyaris terputusnya jalan Gudang-Cijambu, tepatnya di Desa Kadakajaya Kecamatan Tanjungsari, direspon cepat Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto bersama Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan, pada Rabu (20/8/2025).
Sekira pukul 14.00 WIB rombongan Dandim 0610/ Sumedang diterima oleh Kepala Desa Kadakajaya, Supendi serta Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, drg. Rahmat Djuliadi dan langsung melakukan melakukan asesmen di lokasi kejadian.
Dalam keterangannya, rombongan Dandim 0610/ Sumedang menyebutkan, hal itu untuk menindaklanjuti. Kehadiran jajaran TNI untuk memastikan, langkah cepat tanggap darurat agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh akibat terputusnya akses jalan.
“Dengan melakukan pengamanan lokasi serta pemasangan pagar pembatas untuk mencegah kendaraan melintas dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati ketika melintasi area rawan longsor,” ungkap Dandim 0610/Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto.
Dandim 0610/Sumedang menyebutkan kondisi terkini, material longsor telah dibersihkan sebagian sehingga jalur bisa dilewati terbatas oleh kendaraan roda empat kecil.
“Namun, aparat tetap menghimbau warga agar waspada saat melintas, mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi pergeseran,” katanya.
Jika tidak segera ditangani, longsor berpotensi memutus jalur perekonomian warga Desa Kadakajaya dan Cijambu menuju pusat Kecamatan Tanjungsari Sumedang.
Gerakan Karya Bakti Koramil
Sementara itu, Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan berjanji besok (Kamis 21/8/2025) pagi personel Koramil 1004/Tanjungsari dikerahkan untuk karya bakti pembersihan, pembuatan tanggul sementara, dan pemasangan terpal guna mencegah longsor susulan.
“Menghadapi musim hujan, mau tidak mau harus sesegera mungkin menangani hal ini. Kalau tidak cepat ditangani warga Desa Cijambu dan Kadakajaya terancam terhambat aktivitasnya,” ujar Danramil.
Kapten inf. Agus Hermawan menuturkan, peristiwa ini terjadi karena kondisi tanah yang labil, ditambah intensitas hujan yang terus menerus mengguyur hingga terjadilah longsor dan pergeseran tanah.
“Hujan deras yang mengguyur wilayah Tanjungsari-Sumedang sejak Selasa (19/8/2025) pagi hingga sore hari, menyebabkan longsor di Jalan Gudang-Cijambu tepat di Dusun Cijambu, Desa Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari,” tutur Kapten Agus.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.30 WIB dan mengakibatkan badan jalan tertutup material tanah sehingga jalur vital penghubung Tanjungsari–Cijambu tidak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun truk.
“Babinsa Kadakajaya Serda Ridwan menerima laporan dari warga, telah terjadi longsor di RT 02 RW 02 Dusun Cijambu Desa Kadakajaya. Lalu Babinsa bersama warga, piket Koramil, dan BPBD Sumedang segera menutup jalan sementara dan memasang tanda peringatan mengamankan lokasi,” ungkap Danramil Tanjungsari.
Longsor dan pergeseran tanah ini dipicu curah hujan tinggi sehingga mengikis tanah. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam peristiwa ini, namun terputusnya jalan ini menjadi ancaman tersendiri.***
