Berita Terkini
Tak Berkategori  

Pagar Makan Tanaman di Sumedang: Pak Kades “Lupa Daratan” Saat Warganya Cari Nafkah

SUMEDANG, W+62.COM– Pepatah lama mengatakan bahwa “pagar makan tanaman”. Tapi, di salah satu desa di daerah pegunungan Sumedang, sepertinya bukan cuma pagar yang bermasalah, tapi “penjaga kebunnya” sendiri yang diduga asyik memetik buah di halaman orang lain.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Seorang oknum Kepala Desa berinisial D kini tengah menjadi buah bibir, bukan karena prestasi membangun infrastruktur, melainkan karena dugaan “membangun hubungan terlarang” dengan istri warganya sendiri.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Jurus “Mumpung” yang Bikin Geleng Kepala

Bukannya sibuk mengurus raskin atau perbaikan jalan, Pak Kades D di desa B, diduga terlalu rajin memberikan “perhatian ekstra” kepada seorang perempuan yang sudah punya suami sah. Ironisnya, dugaan aksi main belakang ini dilakukan saat sang suami korban sedang berjuang mencari nafkah di tanah perantauan.

Baca Juga  Kejari Sumedang Serahkan Penetapan Perwalian Terhadap Anak di Bawah Umur Kepada Panti Asuhan Simpay Asih

Bukannya memberikan rasa aman—sesuai tupoksinya sebagai bapak warga—Pak Kades ini disinyalir malah memanfaatkan situasi sepi demi melancarkan aksinya. Sebuah strategi yang menurut warga setempat lebih mirip aksi “tikung-menikung” daripada pengabdian masyarakat.

Warga: “Harusnya Jadi Contoh, Bukan Jadi Pebinor (Perebut Bini Orang) Eh, Penikung!”

Kejadian ini sontak membuat suhu di pegunungan Sumedang yang dingin jadi memanas. Masyarakat geram karena marwah jabatan kepala desa yang seharusnya terhormat malah terseret ke dalam drama perselingkuhan yang tidak estetis sama sekali.

“Seharusnya kepala desa itu menjaga moral dan menjadi contoh, bukan malah merusak rumah tangga warganya sendiri,” ketus salah satu warga melalui pesan singkat WhatsApp pada Senin malam (29/12/25).

Mungkin bagi warga, Pak Kades perlu diingatkan kembali bahwa tugas pemimpin adalah mengayomi rakyat, bukan mengayomi istri rakyat.

Baca Juga  Operasi Jaran Lodaya 2025: Polres Sumedang Tangkap 5 Pelaku, 4 Diantaranya Residivis Curanmor

Menanti Kelanjutan Drama

Hingga saat ini, Pak Kades D masih memilih bungkam seribu bahasa. Belum ada pernyataan resmi dari pihak kecamatan maupun instansi terkait mengenai “skandal gunung” ini.

Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan agar kasus ini tidak hanya menjadi gosip yang terbang ditiup angin pegunungan, tapi ada sanksi tegas jika terbukti bersalah.

Karena bagaimanapun, warga butuh pemimpin yang bisa menjaga amanah, bukan pemimpin yang ahli memanfaatkan celah saat suami orang sedang bekerja keras.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima