Berita Terkini

Ngeri! Amukan Jago Merah di Gunung Palasari Sumedang Nyaris Kepung Pemukiman Warga

Petugas gabungan memadamkan kebakaran lahan di lereng Gunung Palasari Sumedang
Petugas gabungan memadamkan kebakaran lahan di lereng Gunung Palasari Sumedang pada Selasa malam (7/7/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Kebakaran hebat melanda kawasan lereng Gunung Palasari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kobaran api yang membesar dengan cepat melahap sedikitnya satu hektare lahan perkebunan milik warga setempat. Peristiwa mencekam ini sontak membuat warga sekitar panik lantaran posisi api yang terus mendekati pemukiman.

Berdasarkan data di lapangan, petaka ini mulai terjadi pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB. Titik api pertama kali muncul di wilayah perbatasan Dusun Warung Situ dan Sidangpalay, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan. Kondisi vegetasi yang kering membuat si jago merah leluasa memperluas jangkauan bakarannya dalam waktu singkat.

Komandan Regu (Danru) 3 Dinas Damkar Sumedang, Roni

Petugas Gabungan Berjibaku Melawan Api

Merespons laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, PMI, bersama aparat desa dan masyarakat langsung bergerak cepat menuju lokasi. Petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit mobil tangki BPBD guna menjinakkan amukan api.

Meskipun demikian, proses pemadaman tidak berjalan mulus. Komandan Regu (Danru) 3 Dinas Damkar Sumedang, Roni, mengungkapkan bahwa timnya menghadapi kendala geografis yang cukup berat.

“Akses jalan menuju lokasi sangat kecil dan medannya lumayan berbukit. Hal ini sempat menyulitkan armada kami untuk melakukan penanganan secara cepat,” ujar Roni saat memberikan keterangan.

Namun, berkat kerja keras dan kolaborasi solid di lapangan, petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh titik api setelah berjibaku selama kurang lebih 1,5 jam.

Diduga Akibat Puntung Rokok atau Pembakaran Sampah

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran lahan tersebut. Walaupun demikian, dugaan sementara mengarah pada faktor kelalaian manusia.

“Kami menduga kebakaran ini dipicu oleh pembuangan puntung rokok sembarangan atau aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan begitu saja oleh warga,” tambah Roni.

Mengantisipasi kejadian serupa berulang, BPBD Sumedang langsung mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat luas. Mereka meminta warga untuk menahan diri dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat memasuki musim kemarau di mana risiko kebakaran melonjak drastis.***

Exit mobile version