Berita Terkini

BKPSDM Sumedang Gelar Seleksi ASN Berprestasi 2026, Jaring Kader Pembangunan Daerah yang Inovatif dan Inspiratif

Suasana Seleksi ASN Berprestasi Kabupaten Sumedang 2026 di Gedung SACIPA
Suasana Seleksi ASN Berprestasi Kabupaten Sumedang 2026 di Gedung SACIPA

SUMEDANG, Wplus62.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memacu profesionalisme aparatur sipil negara. Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), pemerintah daerah resmi menggelar Seleksi ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, membuka langsung perhelatan yang berlangsung di Gedung SACIPA Sumedang pada Kamis (25/6/2026) ini.

Sejak pagi, para peserta dari berbagai perangkat daerah menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti seluruh rangkaian uji kompetensi. Mereka kini tengah bersiap menghadapi babak penentuan yang bergulir pada siang hari.

Rangkaian Ketat Menuju Puncak Seleksi

Kepala BKPSDM Kabupaten Sumedang, Ate Hadan Adi Gunawan, menegaskan bahwa acara hari ini merupakan puncak dari kompetisi yang panjang.

“Hari ini merupakan tahap keempat sekaligus tahap terakhir dalam Seleksi ASN Berprestasi Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Sebelumnya, para peserta telah melewati beberapa tahapan seleksi yang sangat ketat,” ujar Ate.

Sebelum mencapai titik ini, para peserta wajib meloloskan diri dari seleksi administrasi dan tes kompetensi dasar pada tahap pertama dan kedua. Selanjutnya, memasuki tahap ketiga, panitia menantang peserta untuk menyusun esai serta memproduksi video kreatif guna memaparkan gagasan inovatif mereka.

Sementara itu, pada tahap pemungkas ini, para peserta harus mempertahankan ide tersebut melalui sesi wawancara, presentasi, dan adu gagasan langsung di hadapan dewan juri.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sumedang, Ate Hadan Adi Gunawan

Menggali Potensi PNS dan PPPK Tanpa Sekat

Ate menjelaskan bahwa esensi dari Seleksi ASN Berprestasi ini adalah strategi aktif Pemkab Sumedang untuk melejitkan potensi aparatur sipil negara, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Oleh karena itu, BKPSDM membuka pintu kompetisi ini selebar-lebarnya bagi seluruh profesi tanpa memandang sekat jabatan. Mulai dari tenaga pendidik (guru), tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis, semua mengantongi kesempatan yang sama.

“Kami ingin menjaring potensi terbaik ASN di Sumedang. Hasilnya, kami berharap seleksi ini melahirkan kader-kader pembangunan daerah yang mampu menyumbang kontribusi nyata dan memotivasi kemajuan Sumedang,” tambah Ate.

Penilaian Objektif Menuju Panggung Nasional

Untuk menjaga kredibilitas kompetisi, BKPSDM menghadirkan dewan juri lintas sektor yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah. Panel penguji ini mengombinasikan keterwakilan unsur pemerintahan, akademisi, hingga praktisi profesional yang kompeten di bidangnya.

Secara spesifik, tim juri memfokuskan penilaian pada aspek kemampuan teknis, rekam jejak inovasi, dampak inspiratif, serta aplikabilitas gagasan peserta.

Dalam pelaksanaannya, panitia membagi kompetisi ke dalam dua kategori utama, yaitu:

  • ASN Inovatif: Menilai kemampuan aparatur dalam menciptakan sistem atau metode kerja baru yang lebih efektif.
  • ASN Inspiratif: Mengukur sejauh mana figur ASN mampu menjadi teladan dan agen perubahan (agent of change) di lingkungan kerja mereka.

Pada akhirnya, ajang ini bukan sekadar perlombaan internal. Sebab, para pemenang terbaik nantinya akan mengemban misi besar, yakni mewakili Kabupaten Sumedang dalam ajang Seleksi ASN Berprestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat hingga level nasional.***

Exit mobile version