SUMEDANG, Wplus62.com – Pelarian pahit bocah berinisial F (4) dari kerasnya jalanan Jakarta berakhir dengan pelukan hangat sang ibu. Setelah menempuh perjalanan dari lapak pemulung di Pulo Gadung, Polres Metro Jakarta Timur resmi menyerahkan F dan adiknya, N (3), kepada ibu kandung mereka, Sri Listiawati, di Mapolres Sumedang.
Momen pertemuan ini seketika berubah haru. Tangis bahagia Sri pecah saat ia merengkuh erat kedua buah hatinya yang selama ini terpisah jarak dan nasib.
“Kami bersama instansi terkait bergerak cepat untuk memastikan kedua anak ini mendapatkan perlindungan, termasuk membantu pengurusan administrasi kependudukan dan pendidikan mereka,” tegas AKBP Sandityo Mahardika.
Polres Sumedang kini mengambil peran aktif untuk memantau kondisi F dan N secara berkala. Pihak kepolisian berkomitmen mengawal transisi mereka agar benar-benar mendapatkan haknya sebagai anak-anak.
Langkah Nyata: Dokumen Kependudukan hingga Sekolah Rakyat
Pemerintah daerah dan kepolisian tidak ingin F kembali ke jalanan. Sebagai tindak lanjut konkret, pihak berwenang menjalankan beberapa langkah strategis:
- Pembaruan Dokumen: Petugas membantu pengurusan dokumen kependudukan agar keluarga ini mendapatkan akses layanan sosial.
- Akses Pendidikan: Pemerintah akan mendaftarkan F dan N ke dalam program Sekolah Rakyat, program unggulan pemerintah pusat untuk menjamin pendidikan anak-anak dari keluarga prasejahtera.
- Pendampingan Sosial: Dinas Sosial setempat akan mendampingi Sri Listiawati dalam mengasuh kedua anaknya agar tumbuh kembang mereka terjaga.
Penyesalan dan Harapan Sang Ibu
Sri Listiawati mengaku sangat terkejut saat mengetahui anak-anaknya harus memulung botol bekas di Jakarta. Meski rutin berkomunikasi, ia tidak menyangka kondisi ekonomi sang nenek di perantauan begitu sulit.
“Saya sangat senang bisa bertemu kembali dengan anak-anak saya. Selama ini kami tetap berkomunikasi, tapi saya tidak tahu mereka sampai harus memulung,” ungkap Sri dengan nada bergetar.
Kini, F dan N telah memulai babak baru di tanah kelahiran mereka. Dukungan penuh dari Polres Sumedang dan pemerintah daerah diharapkan mampu menghapus trauma masa lalu dan membuka pintu masa depan yang lebih cerah melalui jalur pendidikan.***
