SUMEDANG, Wplus62.com – Bupati Sumedang, Dr. Dony Ahmad Munir, resmi membuka operasional TK Negeri Sartika yang terletak di Dusun Palasah, Desa Ciawitali, Kecamatan Buahdua, Senin (13/07/2026). Peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol mulainya era baru peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah perbatasan.
Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr. Eka Ganjar Kurniawan, unsur Forkopimcam Buahdua, para kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Kolaborasi Pusat dan Daerah Wujudkan TK Negeri Sartika
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan buah manis dari sinergi anggaran. Pemerintah Pusat mengucurkan bantuan pembangunan fisik pada tahun 2025. Selanjutnya, Bupati Sumedang memperkuat status sekolah tersebut melalui Surat Keputusan (SK) Penegerian pada April 2026.
“Alhamdulillah, hari ini Bapak Bupati meresmikan langsung TK Negeri Sartika. Setelah pembangunan fisik rampung pada 2025, Pemerintah Kabupaten bergerak cepat menerbitkan SK Penegerian pada April kemarin,” ujar Eka.
Lebih lanjut, Eka mengungkapkan bahwa sekolah baru ini langsung menyedot antusiasme warga. Terbukti, TK Negeri Sartika berhasil menjaring 17 siswa pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027.
Untuk sementara waktu, Dinas Pendidikan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah guna memimpin operasional sembari menunggu pejabat definitif. Sementara itu, jajaran tenaga pendidik berasal dari guru-guru berpengalaman di wilayah Kecamatan Buahdua.
Mengenai asal-usul nama, Eka menegaskan bahwa nama “Sartika” sengaja dipertahankan untuk menghormati sejarah. Sebelumnya, masyarakat setempat telah merintis Kober Sartika di lokasi yang sama.
Investasi SDM di Wilayah Perbatasan Sumedang–Indramayu
Dalam arahannya, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal investasi jangka panjang ini. Ia menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah fondasi utama untuk mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.
“Kita harus bersyukur karena hari ini menanam investasi besar untuk masa depan. Di sinilah tempat kita menempa anak-anak menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah,” tegas Dony.
Bupati juga mengapresiasi kolaborasi apik antara pihak desa yang menyediakan lahan, Dinas Pendidikan yang mengawal birokrasi, hingga Pemerintah Pusat yang mengucurkan dana. Kehadiran fasilitas representatif ini menjadi kebanggaan bagi warga Desa Ciawitali yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Indramayu.
Namun, Dony mengingatkan bahwa sekolah bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan anak. Orang tua memegang peran paling krusial di rumah.
“Ibu adalah madrasah pertama bagi anak. Oleh karena itu, pendidikan karakter harus bermula dari rumah lewat keteladanan orang tua, yang kemudian diperkuat oleh sekolah,” tambahnya.
Ia juga berpesan agar para guru mengajar dengan sepenuh hati demi menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak.

Akselerasi Infrastruktur dan Layanan Publik di Buahdua
Selain sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga terus memacu pembangunan sektor lain di Kecamatan Buahdua. Camat Buahdua, Kiki Hakiki, memaparkan sejumlah capaian penting yang berhasil dieksekusi selama masa kepemimpinannya.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah bersiap memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis menggunakan APBD Murni. Jalur yang masuk dalam daftar perbaikan meliputi:
- Ruas Jalan Burujul–Gendereh
- Ruas Jalan Hariang–Karangbungur
- Jalur konektivitas menuju pusat Kecamatan Buahdua
Sementara itu, pada sektor fasilitas pendidikan dasar, program Rehabilitasi (Repit) 2025 telah menuntaskan perbaikan sejumlah gedung SD yang rusak. Beberapa sekolah dasar lain juga segera mendapat giliran renovasi melalui dana APBN.
Tidak ketinggalan, sektor kesehatan masyarakat turut mendapat suntikan fasilitas. Kini, Puskesmas Buahdua telah mengoperasikan layanan rawat inap khusus anak.
Melalui peresmian TK Negeri Sartika dan masifnya pembangunan infrastruktur penunjang ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang optimis mampu mendongkrak kualitas hidup dan mencetak SDM unggul sejak usia dini di Kecamatan Buahdua.***













