SUMEDANG, Wplus62.com – Suasana bahagia menyelimuti acara syukuran Persib Bandung yang berlangsung meriah di Tanjungsari pada Senin (25/5/2026). Setelah berhasil merengkuh gelar juara ketiga kali berturut-turut (Hattrick), seluruh elemen tim kini bisa bernapas lega dan menikmati momen keberhasilan mereka.
Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa atmosfer di dalam tim saat ini jauh lebih rileks dan dipenuhi kebahagiaan.
Meskipun sedang dalam euforia juara, Bojan Hodak menegaskan bahwa manajemen tidak ingin berlama-lama larut dalam pesta. Ia mengaku segera mengalihkan fokus untuk menyongsong kompetisi musim depan.
Segera Evaluasi dan Matangkan Rencana Musim Depan
Bojan Hodak membeberkan langkah terdekat yang akan ia ambil bersama manajemen klub. Pelatih asal Kroasia tersebut menjadwalkan pertemuan penting dengan petinggi Persib, termasuk Glen Sugita, Stanley (Adhi Pratama) dan H. Umuh Muchtar, guna membahas cetak biru tim untuk musim depan.
“Hari ini saya sudah bertemu dengan Haji Umuh, dan selanjutnya saya akan bertemu dengan Pak Glen dan Stanley. Kami akan berdiskusi dan mengevaluasi rencana untuk musim depan. Oleh karena itu, para pendukung (Bobotoh) akan mengetahui hasilnya dalam beberapa hari ke depan,” ujar Bojan saat diwawancarai di sela-sela acara syukuran.
Selanjutnya, Bojan juga memberikan gambaran mengenai jadwal pramusim Pangeran Biru. Secara resmi, kompetisi baru kemungkinan besar akan bergulir pada awal September. Namun demikian, Persib harus menyesuaikan jadwal latihan mereka dengan agenda kualifikasi Liga Champions Asia.
Bojan memperkirakan bahwa Marc Klok dan kawan-kawan akan kembali berkumpul untuk menjalani latihan perdana pada bulan Juli mendatang.

Bojan Hodak Garansi 80 Persen Pemain Bertahan
Menanggapi rumor transfer yang kerap berembus kencang setelah sebuah tim menjadi juara, Bojan memberikan jawaban yang menenangkan bagi para Bobotoh. Ia meyakini bahwa manajemen akan mempertahankan mayoritas skuad utama demi menjaga stabilitas performa tim.
Berbeda dengan situasi musim lalu ketika banyak klub mengincar pilar-pilar penting Persib, situasi kali ini jauh lebih aman karena mayoritas pemain masih terikat kontrak resmi.
“Sebagai tim juara, tentu kita tidak ingin melakukan banyak perubahan. Saya memperkirakan sekitar 80 persen pemain akan tetap bertahan di Persib untuk musim depan, namun tentu itu tergantung juga kepada manajemen,” tegasnya optimis.
Gelar Pelatih Terbaik Adalah Kemenangan Bersama
Keberhasilan Persib Bandung merengkuh trofi juga mengantarkan Bojan Hodak sebagai peraih penghargaan Pelatih Terbaik (Best Coach). Walaupun demikian, Bojan dengan rendah hati enggan mendedikasikan trofi tersebut untuk dirinya sendiri.
Bagi Bojan, sepak bola adalah permainan kolektif yang melibatkan kontribusi dari banyak pihak. Ia menilai kesuksesan ini tidak akan tercapai tanpa adanya kerja sama yang solid dari seluruh elemen klub, mulai dari manajemen, pemain, staf pendukung, hingga petugas kebersihan di dalam mess.
“Tentu sangat menyenangkan bisa memenangkan gelar pelatih terbaik, tetapi ini bukan hanya tentang saya. Penghargaan ini milik manajemen, terutama para pemain, seluruh staf yang selalu membantu tim, hingga para Bobotoh. Klub ini adalah sebuah keluarga besar. Jika kita bekerja bersama sebagai sebuah tim, kita bisa mencapai apa pun,” pungkasnya menutup wawancara.***













