SUMEDANG, Wplus62.com – Puing-puing hitam sisa kebakaran hebat yang melalap pabrik tahu milik Deni Mulyawan di Dusun Cikeuyeup mulai disingkirkan. Pada Minggu (17/5/2026), puluhan anggota Babinsa Koramil 1004/Tanjungsari terjun langsung memimpin aksi gotong royong bersama warga Desa Ciptasari untuk memulihkan lokasi bencana.
Aksi cepat tanggap ini menyusul musibah kebakaran yang melanda pada Sabtu pagi (16/5/2026). Api melahap habis bangunan yang selama ini menjadi urat nadi ekonomi warga sekitar. Selain menghidupi keluarga pemilik, pabrik tahu legendaris ini merupakan sektor UMKM strategis yang menyerap tenaga kerja lokal di wilayah Pamulihan.
Gerak Cepat di Lapangan
Serma Rahmat, Babinsa Desa Ciptasari, mengomandoi langsung proses pembersihan material sisa kebakaran. Dengan semangat membara, para prajurit TNI dan warga memindahkan balok kayu yang hangus serta reruntuhan atap agar lokasi usaha tersebut dapat segera ditata kembali.
Kehadiran TNI di lokasi memberikan dampak signifikan:
- Mempercepat evakuasi material berat yang sulit ditangani warga secara manual.
- Memulihkan mental pemilik usaha melalui dukungan moral dan tenaga.
- Memperkuat solidaritas sosial antarwarga pascabencana.
“Ini bukti nyata bahwa prajurit TNI akan selalu bersama rakyat, baik dalam suka maupun duka. Saat warga kesulitan, kami wajib hadir di tengah mereka,” tegas salah satu warga yang mengapresiasi kehadiran aparat sejak awal musibah.
Panggilan Tugas Tanpa Mengenal Libur
Meskipun peristiwa ini terjadi di akhir pekan, komitmen pelayanan TNI tidak kendur. Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan, menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah prioritas utama yang melampaui jam kerja formal.
“Anggota saya menjalankan panggilan tugas. Walaupun suasana libur akhir pekan, mereka tetap siaga membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah,” ujar Kapten Agus saat dikonfirmasi via telepon.

Sosok Humanis di Balik Pemulihan Ekonomi
Di bawah kepemimpinan Kapten Inf Agus Hermawan, Koramil 1004/Tanjungsari memang dikenal sangat responsif. Masyarakat mengenal sosoknya sebagai pemimpin lapangan yang humanis dan selalu hadir terdepan dalam penanganan bencana maupun kegiatan sosial seperti Jumat Berkah.
Kini, warga Dusun Cikeuyeup menaruh harapan besar agar pabrik tahu Pak Deni segera bangkit. Pulihnya pabrik ini bukan sekadar kembalinya sebuah bangunan, melainkan hidupnya kembali lapangan pekerjaan dan stabilitas ekonomi bagi masyarakat Sumedang.
Semangat gotong royong yang membara di Desa Ciptasari ini membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan rakyat tetap menjadi fondasi terkuat dalam menghadapi setiap cobaan. ***













