Berita Terkini

Legenda Persib Guncang Tanjungsari, Umuh Muchtar Targetkan Sapu Bersih Sisa Laga!

Zaenal Arif dan Eka Ramdani dalam laga eksebisi di Lapangan SPMA Tanjungsari Sumedang pada Minggu (26/4/2026)
Zaenal Arif dan Eka Ramdani dalam laga eksebisi di Lapangan SPMA Tanjungsari Sumedang pada Minggu (26/4/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Ribuan warga Tanjungsari menyemut di Lapangan SPMA pada Minggu (26/04) untuk menyaksikan aksi memukau para legenda Persib Bandung. Pertandingan eksebisi ini tidak hanya mengobati kerinduan bobotoh, tetapi juga membawa misi besar bagi kejayaan Maung Bandung di musim ini.

Magnet Nostalgia di Lapangan Hijau

Sejumlah bintang ikonik seperti Zaenal Arif, Eka Ramdani, Toni Sucipto, hingga Yaris Riyadi kembali merumput untuk menghibur masyarakat. Kehadiran mereka terbukti menjadi magnet kuat; penonton memadati sisi lapangan demi melihat sisa- sisa kejayaan para pahlawan lapangan hijau tersebut.

Selain deretan nama di atas, pemain kawakan lainnya seperti M. Agung Pribadi, Imam Arief Fadilah, Cucu Hidayat, Gilang Angga Kusuma, dan Enjang Rohiman turut memeriahkan laga bertajuk nostalgia ini.

Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar saat hadir di acara HUT ke -8 DKK Community Tanjungsari Sumedang pada Minggu (26/4/2026)

Umuh Muchtar: Menang Harga Mati!

Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, hadir langsung di tengah keriuhan tersebut. Ia mengaku terharu bisa bernostalgia dengan anak-anak asuhnya yang pernah berjuang meraih trofi di masa lalu.

Alhamdulillah, saya sangat bangga. Banyak kenangan indah yang teringat; dulu kita berjuang bersama dengan penuh kekeluargaan,” ungkap Umuh dengan nada emosional.

Namun, di balik suasana santai pertandingan persahabatan tersebut, Umuh membawa pesan serius terkait posisi Persib di klasemen saat ini. Meskipun kini memimpin dengan raihan 66 poin, posisi Maung Bandung masih dibayangi ketat oleh Borneo FC yang mengantongi poin serupa.

“Pokoknya sisa laga, Persib Bandung sabubukna!”, tegasnya.

Strategi Persib di Sisa Musim:

  • Target: Sapu bersih kemenangan di lima laga tersisa.
  • Misi: Mengunci gelar juara untuk ketiga kalinya.
  • Kunci Utama: Menjaga kekompakan dan kerja keras tim.

“Sisa lima pertandingan ini harus kita sikat habis. Menang adalah harga mati!” tegas pria yang akrab disapa Pak Haji tersebut.

Dukungan Penuh untuk DKK Community

Kegiatan ini sekaligus menjadi puncak perayaan HUT ke-8 DKK Community. Selain laga utama antara Persib Legend melawan DKK Community, panitia juga menggelar turnamen sepak bola kategori U-40.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat sportivitas warga, Umuh Muchtar memberikan tambahan hadiah spontan bagi juara pertama dan kedua. Ia berharap ajang seperti ini terus berlanjut guna mempererat tali silaturahmi antara manajemen, pemain, dan bobotoh.

Melalui dukungan para legenda dan doa restu masyarakat Sumedang, Umuh optimistis Persib Bandung mampu mencetak sejarah baru dan membawa pulang trofi juara tahun ini.***