Berita Terkini

Harga Daging Sapi Disepakati Rp55 Ribu, Pedagang Resmi Akhiri Aksi Mogok

Rapat koordinasi di Kementerian Pertanian, Kamis (22/1/2026) diputuskan harga daging sapi Rp55ribu perkilo

JAKARTA, W+62.COM – Kabar gembira bagi konsumen menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Para pedagang daging sapi resmi mengakhiri aksi mogok setelah mencapai kesepakatan harga dengan pemerintah dan pelaku usaha. Dalam rapat koordinasi di Kementerian Pertanian, Kamis (22/1/2026), seluruh pihak sepakat menetapkan harga timbang hidup sapi di tingkat feedlot sebesar Rp55.000 per kilogram.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga daging sapi menghadapi lonjakan permintaan pada Ramadhan dan Idulfitri 2026.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Komitmen Harga Tetap Hingga Lebaran

Pemerintah menegaskan bahwa harga Rp55.000 tersebut berlaku mulai 23 Januari 2026 dan tidak akan mengalami kenaikan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Pangan berjanji akan mengawal distribusi daging secara ketat.

“Negara tidak akan membiarkan gangguan distribusi atau praktik spekulasi yang merugikan rakyat,” tegas perwakilan Kementan dalam rapat tersebut.

Baca Juga  Wartawan PWI dan IJTI Sumedang Adu Skill Tahfidz Qur'an di Baznas Dalam Rangka Hari Kemerdekaan
Spanduk bertuliskan ajakan mogok selama tiga hari dari Paguyuban Pedagang Daging di Pasar Baru Bekasi

Pedagang Kembali Berjualan Malam Ini

Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Wahyu Purnama, menginstruksikan seluruh anggotanya untuk segera membuka kembali lapak dagangan mereka.

“Mulai malam Jumat, 23 Januari 2026, pedagang daging kembali beraktivitas dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) siap memotong sapi,” ujar Wahyu.

Ia juga meminta masyarakat dan sesama pedagang untuk proaktif melaporkan jika menemukan harga di atas ketetapan. Senada dengan Wahyu, Ketua Umum JAPPDI, H. Asnawi, memberikan peringatan keras kepada para pengusaha penggemukan sapi (feedlotter).

“Jika ada pengusaha feedlot yang menjual di atas Rp55.000, silakan laporkan dengan bukti. Kami akan langsung teruskan ke Menteri Pertanian untuk ditindak,” kata Asnawi.

Jaminan Stok: Kuota Impor 700 Ribu Ekor

Untuk memastikan tidak ada kelangkaan, pemerintah telah menyiapkan langkah-langkah berikut:

  • Kuota Impor: Menyiapkan 700.000 ekor sapi bakalan per tahun.
  • Distribusi: Mengalokasikan stok kepada sekitar 80 perusahaan penggemukan sapi.
  • Peran BUMN: Menugaskan BUMN Pangan sebagai stabilisator harga di tingkat konsumen.
Baca Juga  Dana Desa 2026: Dari 'Cuan' Jadi 'Ujian', Siap-siap Dompet Desa Diet Ketat!

Dengan berakhirnya aksi mogok ini, distribusi daging sapi ke pasar-pasar tradisional diharapkan kembali normal dalam waktu singkat, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan protein hewani dengan harga yang terjangkau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com Semoga Amal Ibadah Kita Diterima