Berita Terkini

Antara Rivalitas dan Waras: Bobotoh Kirim ‘Kuliah Gratis’ untuk Suporter Sebelah

BANDUNG, W+62.COM – Bobotoh Persib baru saja melempar “bom” narasi yang mengocok perut sekaligus memerahkan telinga. Melalui sebuah surat terbuka di Facebook yang viral, pendukung fanatik Maung Bandung ini secara terang-terangan menelanjangi kemunduran kelas suporter tetangga. Mereka menganggap rivalitas kini bukan lagi soal adu taktik di lapangan hijau, melainkan soal adu tingkat kewarasan.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Kalian Membangun Kebencian, Kami Membangun Peradaban

Dalam suratnya, Bobotoh menyerang kebiasaan lama suporter Jakarta yang terus melestarikan “kurikulum kebencian”. Bobotoh menyoroti bagaimana oknum tetangga dengan sangat rajin mengampanyekan slogan kasar hingga menular ke pemain profesional dan pembuat konten.

google.com, pub-8153276152069332, DIRECT, f08c47fec0942fa0

“Kalian lebih sukses membangun ekosistem makian daripada mencetak prestasi tim,” tulis Bobotoh dengan nada menyindir. Mereka juga mengingatkan publik pada aksi memalukan pemain lawan yang ikut-ikutan meneriakkan kata kasar saat siaran langsung di media sosial—sebuah tindakan yang dianggap sangat jauh dari standar atlet profesional.

Bobotoh Melindungi, Tetangga Menghancurkan

Perbedaan perlakuan terhadap rival menjadi poin paling tajam dalam surat ini. Bobotoh memamerkan bukti nyata perubahan perilaku mereka:

  • Melindungi Penyusup: Saat mendapati oknum suporter lawan masuk ke GBLA, Bobotoh justru mengamankan mereka dari amuk massa, bukan mengirimnya ke rumah sakit.
  • Berhenti Menyerang: Bobotoh sudah lama meninggalkan aksi anarkis terhadap kendaraan tim lawan.
  • Tetangga Masih “Hobi” Lama: Surat tersebut menyindir bus pemain Persib yang masih saja hancur terkena lemparan batu saat bertamu ke Jakarta.
Baca Juga  Ribuan Bobotoh Akan Penuhi Ciluluk Tanjungsari, Sambut Tim Persib Juara B2B BRI Liga I 2024/2025

Bahkan, Bobotoh menyertakan bumbu humor getir tentang aksi “kungfu” suporter lawan yang mencoba menendang rantis pemain Persib namun justru terpental sendiri karena hukum fisika.

Sirkus Nazar: Dari Primata Hingga Ancaman Nyawa

Kebodohan paling puncak yang menjadi sasaran empuk Bobotoh adalah rentetan nazar konyol dari suporter sebelah. Surat itu mengecam aksi oknum yang menjanjikan pernikahan dengan monyet hingga mengirim ancaman pembunuhan kepada keluarga Thom Haye.

Bobotoh memandang tindakan ini bukan lagi sebagai bumbu rivalitas, melainkan tanda bahwa oknum tersebut membutuhkan bantuan medis secara psikologis. Mereka menganggap rendah harga diri suporter yang menggadaikan nyawa manusia demi rasa benci yang buta.

Baca Juga  Manajer Persib Bandung, Ogah Campuri Urusan Pelatih Dalam Pilih Pemain, Sutiono : Yakin Juara Lagi Asal Konsisten

Pesan Pamungkas: Jangan Ngaku Rival!

Menutup surat dengan serangan telak, Bobotoh meminta tetangga berhenti mengaku sebagai rival jika tidak segera berbenah. “Tidak ada rivalitas antara singa yang melangkah maju dengan pihak yang terus menggonggong di tempat,” tegas mereka.

Pesan dari Bandung ini sangat jelas: Bobotoh sudah memilih jalan yang lebih waras, dan mereka kini sedang menunggu tetangganya merangkak keluar dari “selokan” perilaku bar-bar.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELAMAT IDUL FITRI 1447 H Wilayah Sumedang & Sekitarnya
🕌

Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Mohon Maaf Lahir dan Batin

🕌
Subuh -
Dzuhur -
Ashar -
Maghrib -
• Taqabbalallahu Minna wa Minkum • Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H untuk Warga Sumedang • Mohon Maaf Lahir dan Batin dari Redaksi Wplus62.com • Semoga Amal Ibadah Kita Diterima •