SUMEDANG, W+62.COM– Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika nyatakan siap menggelar Operasi Zebra Lodaya 2025 yang akan berlangsung selama dua pekan (17-30 November 2025) dalam apel kesiapan di Mako Polres Sumedang pada Senin (17/11/2025).
Apel yang diikuti oleh stakeholder, Pejabat Utama Polres Sumedang, Dinas Perhubungan, Satpol-PP Kabupaten Sumedang dan Polisi Militer serta BPBD Kabupaten Sumedang.
Sebelumya, Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika didampingi Kasat Lantas, AKP Dini Kulsum Mardani melakukan penyematan pita secara simbolis kepada empat anggota yang terdiri dari; Polisi Militer, Satuan Lalulintas, anggota DLLAJR dan Satpol-PP Kabupaten Sumedang.
Dalam apel kesiapan Operasi Zebra Lodaya 2025 itu, Kapolres Sumedang menekankan, pendekatan humanis tanpa menghilangkan kaidah penegakan hukum dalam menjalankan Operasi Zebra 2025 di wilayah hukum Polres Sumedang berdasarkan Undang-undang Lalulintas nomor 22 tahun 2009.
“Dalam Operasi Zebra Lodaya 2025 ini, Polres Sumedang memberlakukan 95% tilang elektronik (ELTE) dan 5% tilang manual,”ungkap Kapolres Sumedang.

Dihimbau Untuk Selalu Taat Aturan
Sebanyak 2088 personil dipersiapkan dalam Operasi Zebra Lodaya 2025. Disebutkan bahwa Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalulintas.
“Pengendara juga harus ekstra hati-hati di musim hujan. Pengendara diimbau untuk tidak ugal-ugalan agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengendara motor atau mobil yang lewat,” tuturnya.
Kapolres Sumedang yang didampingi Wakapolres Kompol Sungkowo dan Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Dini Kulsum menjelaskan kegiatan Operasi Zebra Lodaya 2025 mengincar berbagai sasaran, termasuk di wilayah jalan tol untuk kendaraan angkutan berat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah hukum kabupaten Sumedang untuk mempersiapkan kelengkapan surat kendaraan, dan tak lupa selalu memakai helm serta berkendara dengan aman,”katanya.
Pada kesempatan itu, AKBP Sandityo mengatakan terkait larangan pelajar yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah, ia menyarankan agar peran orang tua lebih proaktif.
“Saya berharap orang tua siswa juga proaktif untuk memberikan kelengkapan surat-surat berkendara bagi putra-putrinya agar tetap aman di jalan,” ujarnya.
Ia menegaskan akan tetap menindak pelajar yang terjaring dalam Operasi Zebra Lodaya 2025. “Tinggal kerjasamanya saja jangan sampai anggota kami menindak tegas,”ucapnya.***













