SUMEDANG, W+62.COM– Peristiwa duel yang berujung maut terjadi di Kampung Babakan Nangkod RT.,03 RW 09, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang pada Sabtu malam (15/11/2025).
Seorang pria berinisial DR, tewas akibat terlibat perkelahian (duel) berdarah dengan adik iparnya sendiri berinisial Im. Korban menderita sejumlah luka akibat sabetan pisau pelaku.
Saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, peristiwa itu berawal dari adanya cekcok ruah tangga antara korban (DR), yang merupakan Kakak Ipar Pelaku (Im).
“Korban dan pelaku, keduanya tinggal serumah, Korban sedang cekcok dengan istrinya. Karena kasihan melihat saudaranya disiksa suaminya, pelaku tanpa pikir panjang langsung nyerang korban pakai pisau,” ujar warga sekitar.
Korban sempat melawan, sambungnya, ketika pelaku mencoba menggorok lehernya. Namun saat tusukan diarahkan ke bagian punggung dekat leher, korban DR tak berkutik.
“Luka yang dialami korban cukup parah hingga akhirnya korban meninggal di tempat,”ucapnya.

Warga yang menyaksikan keributan itu segera melapor ke kepolisian. Tak lama kemudian, aparat Polsek Jatinangor bersama Tim Inafis Polres Sumedang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sementara, pelaku diamankan ke Mapolsek Jatinangor. Sementara itu, korban yang bersimbah darah di balik pintu depan.
Keterangan warga lainnya menyebutkan, pelaku Im yang berprofesi sebagai pengrajin sedang meraut panahan di depan rumahnya. Sementara di dalam rumah korban sedang cekcok dengan kakaknya.
“Awalnya, korban cekcok dengan istrinya. Kemudian, pelaku yang sedang bekerja membuat kerajinan panahan mencoba melerainya,”katanya.
Pelaku yang mencoba melerai, tambah saksi, malah ikut cekcok dan berkelahi dengan korban. “Pelaku yang sedang memegang pisau raut akhirnya gelap mata, kemudian melampiaskan amarahnya dengan menusukkan pisau raut ke perut korban,”jelasnya.
Saksi mengatakan, usai melakukan penusukan terhadap kakak iparnya itu, pelaku tidak melarikan diri, hingga Polisi datang dan membawanya ke Mapolsek Jatinangor.***













