Berita Terkini

Resmikan Simbol Lodaya di Polsek Cimanggung, Kapolres Sumedang : Simbol Persatuan dan Kebersamaan

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika berfoto bersama Forkopimcam Cimanggung dan penerima santunan saat peresmian Simbol Lodaya di Polsek Cimanggung Sumedang pada Rabu (29/10/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Dengan menggunting tali penutup tirai dan menandatangani prasasti, Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika meresmikan simbol Lodaya di Polsek Cimanggung Sumedang pada Rabu (29/10/2025).

Acara yang dikemas sederhana itu, dihadiri oleh Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, PJU Polres Sumedang, Forkopimcam Cimanggung, Empat Anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari dapil V, Dai Kamtibmas Polsek Cimanggung, DPK Apdesi dan MUI Kecamatan Cimanggung serta Letkol Niko dari Paspampres, yang merupakan tamu kehormatan Kapolres Sumedang.

Dalam sambutannya, Kapolsek Cimanggung, Kompol Aan Supriatna menyampaikan terima kasih atas berkenannya Kapolres Sumedang meresmikan Simbol Lodaya di Polsek Cimanggung Sumedang.

“Simbol Lodaya ini bukan hanya bagi Polsek Cimanggung saja, tapi merupakan simbol persatuan dan kesatuan masyarakat Kecamatan Cimanggung,” ungkap Kapolsek Cimanggung.

Kompol Aan menuturkan, di Kecamatan Cimanggung ini Forkopimcam beserta masyarakat terus memupuk kebersamaan serta menjalin persatuan untuk senantiasa menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Dalam pembuatan simbol Lodaya ini, sejatinya bukan hanya dibuat oleh anggota Polsek saja, melainkan melibatkan ahli yang berasal dari masyarakat Cimanggung. Pendeknya, kita hanya bantu mengaduk saja,” tutur Kompol Aan.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika

Apresiasi untuk Warga Cimanggung

Pada kesempatan itu, Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Cimanggung yang terlibat bekerjasama dengan Polsek Cimanggung untuk membuat simbol Lodaya.

Dikatakan AKBP Sandityo, Lodaya (harimau), yang melambangkan kekuatan, keberanian, keteguhan hati, dan kepemimpinan yang adil dalam tradisi Sunda. “Oleh karena itu Lodaya ini digunakan oleh Polda Jabar sebagai Simbol,”ungkapnya.

Simbol Lodaya Ganda wibawa Sakti itu, sambung Kapolres, merupakan sarat makna yang sangat luhur, tidak hanya bagi Kepolisian Daerah Jawa Barat saja, tetapi untuk masyarakat.

“Seperti yang disampaikan Kapolsek Cimanggung tadi, intinya simbol ini harus bisa menjadi pemantik Persatuan dan kebersamaan,” katanya.

AKBP Sandityo Mahardika berharap, simbol ini dapat mendorong semangat tekad sebagai anggota Polri untuk senantiasa melindungi mengayomi melayani masyarakat serta menegakkan hukum dengan semangat dan keikhlasan.

Dalam acara peresmian simbol Lodaya di Polsek Cimanggung itu, diisi pula dengan pemberian santunan kepada warga yang kurang mampu yang berada di wilayah sekitar Polsek Cimanggung Sumedang.***