Berita Terkini

Pencegahan Premanisme di Pabrik Wilayah Sumedang Barat, Kapolres Sumedang: Ini Hanya Upaya Preventif

SUMEDANG, W+62.com– Ratusan anggota Polisi tampak bersiaga di area pabrik yang berada di Sumedang wilayah barat, tepatnya di mesjid Al Furqon, Kahatex Cimanggung Sumedang, pada Sabtu (10/5/2025) malam.

Anggota polisi yang datang dari Polres Sumedang dan Polres Bandung itu melakukan penjagaan dan pengamanan di wilayah pabrik yang dianggap sering terjadinya aksi pemalakan dan premanisme pada pekerja pabrik di musim gajihan.

Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono yang memimpin langsung kegiatan itu, didampingi oleh Wakapolres, Kompol Sungkowo memastikan kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Alhamdulillah hari ini tidak ada yang kami amankan, mungkin mereka yang akan melakukan upaya itu, mengurungkan niatnya setelah melihat banyaknya polisi di sini,” ungkap Kapolres Sumedang.

AKBP Joko Dwi Harsono menuturkan, kegiatan ini adalah sebagai upaya preventif atau pencegahan aksi pemalakan dan premanisme terhadap buruh pabrik dan pengusaha industri.

Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono didampingi Wakapolres, Kompol Sungkowo saat memberikan keterangan terkait upaya preventif aksi premanisme di PT Kahatex Cimanggung Sumedang

“Mencegah lebih baik, daripada harus menindak. Oleh karena itu, kami menyebarkan anggota untuk memastikan aksi itu tidak terjadi saat ini,” katanya.

Rasa Aman dan Nyaman

Namun demikian, AKBP Joko Dwi menambahkan aksi pemalakan terhadap karyawan itu ada saja. “Ya memang kami sering mendengar adanya aksi itu, namun korban terkadang enggan untuk melaporkannya kepada Polisi,” katanya.

Untuk itu, tambah Kapolres Sumedang, dengan adanya kegiatan ini pihaknya mencoba memberikan rasa aman kepada para pekerja, terutama yang bekerja malam.

“Setelah tadi melakukan dialog dengan sebagian karyawan pabrik, memang aksi pemalakan sering terjadi di musim gajihan,” ujarnya.

AKBP Joko Dwi menyebut, kegiatan ini sebagai langkah pencegahan/ preventif agar menimbulkan rasa aman kepada pelaku industri di wilayah Sumedang Barat, khususnya di Pabrik Kahatex yang memiliki karyawan yang banyak.

“Pokoknya kita sikat aksi premanisme di wilayah ini, agar masyarakat merasa aman dan nyaman serta tidak ada rasa takut sepulang bekerja,” tegasnya.

Suasana tampak mencair saat Kapolres Sumedang melakukan dialog dengan pekerja yang hendak pulang. Para pekerja berharap agar situasi dan kondisi yang aman seperti saat ini akan terus berlangsung lama.***