SUMEDANG, Wplus62.com — Pihak redaksi segera mencabut pemberitaan terkait dugaan pelanggaran transparansi menu Ramadan oleh SPPG Sumedang (26/2/2026). Kami memutuskan penghapusan ini usai menemui Pemilik Mitra SPPG Gunungmanik untuk mengklarifikasi masalah tersebut di Makoramil Tanjungsari.
Pemilik SPPG Gunungmanik mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak pernah menyajikan menu Ubi Cilembu dan roti bagi siswa SD Negeri Hegarmanah. Pernyataan ini sekaligus menyanggah laporan yang disampaikan orang tua siswa sebelumnya.
Sebagai buktinya, mereka memperlihatkan postingan dalam Instagram, menu untuk hari yang sama, yakni berupa :
- 3 potong Tempe,
- 3 Ayam Ungkep,
- 2 telur Omega dan
- 1 buah Pear
Dengan porsi yang disesuaikan untuk 3 hari (Senin, Selasa, Rabu).
Pihak owner merasa pemberitaan tersebut merugikan nama baik SPPG Gunungmanik.
Kronologi Misinformasi Orang Tua Siswa
Meluruskan pemberitaan itu, keesokan harinya kami mencoba menghubungi narasumber awal berita itu yakni orang tua siswa yang memberikan informasi foto menu Ramadan yang menyebutkan dari SPPG Gunungmanik.
Berdasarkan kronologi kejadian, orang tua siswa mengakui bahwa foto tersebut berasal dari anaknya yang masih bersekolah di PAUD Alamanda, Desa Raharja, bukan dari anaknya yang menempuh pendidikan di SD Negeri Hegarmanah.
Orang tua siswa itu sempat berkelit bahwa informasi tersebut tidak untuk di publish, namun berdasarkan tangkapan layar dari pesan kepada media, ternyata sejak awal orang tua siswa itu mempersilahkan untuk di beritakan.
Saat redaksi mengonfirmasi pada Jumat malam (27/2/2026), orang tua siswa tersebut membatasi komunikasi. Ia mengaku merasa terganggu dan terintimidasi oleh banyaknya panggilan dari nomor telepon tidak dikenal yang masuk ke ponselnya.
Pada prinsipnya, ia memohon maaf atas misinformasi yang terjadi, terutama kepada pihak SPPG Gunungmanik yang namanya ia sebutkan dalam pesan WA. “Saya mohon maaf, sebetulnya pesan informasi itu tidak untuk di publish kepada media, sebab saya pun juga bekerja pada media,” tulisnya.
Ia berjanji akan menelusuri kembali informasi mengenai menu makanan anaknya, sebagaimana informasi yang ia terima pada awal Ramadan lalu.
Oleh karena itu dengan adanya kejadian misinformasi ini pihaknya akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi kepada siapapun.
Permohonan Maaf Terbuka
Redaksi Wplus62.com meminta maaf kepada Mitra SPPG Gunungmanik dan pihak terkait atas kerugian akibat misinformasi tersebut. Kami menjunjung tinggi nilai keberimbangan dan kode etik jurnalistik dalam setiap pemberitaan.
Sebagai media pengawas, kami berharap orang tua maupun siswa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyampaikan informasi secara akurat guna menghindari kekeliruan serupa. Melalui klarifikasi ini, kami berupaya mencegah munculnya permasalahan yang sama di masa depan.***
