SUMEDANG, Wplus62.com – Semangat berbagi dan pesan perdamaian dunia menggema di sepanjang Jalan Nasional Bandung–Cirebon pada Jumat sore (6/3/2026). Ratusan relawan lintas sektor memadati depan Markas Koramil 1004/Tanjungsari, Desa Gudang, untuk menggelar aksi “Jumat Berkah Ramadhan” yang penuh kehangatan.
Aksi Kolaboratif Lintas Elemen
Terlihat, sejak pukul 16.00 WIB, suasana di depan Koramil mulai berdenyut. Tak kurang dari 4.500 paket takjil berpindah tangan kepada para pengendara roda dua dan roda empat yang melintas. Menariknya, aksi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan kolaborasi masif yang melibatkan:
- Personel TNI dan Polri
- Mahasiswa Universitas Al-Ghifari Bandung
- Santri Ponpes Al-Yakin (Lemorai Timur Indonesia)
- Anggota Komcad Matra Darat (SPPI)
- Organisasi Kepemudaan (FK-PPI, Pramuka Saka Wira Kartika)
- Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana
Alunan Musik dan Pesan Damai
Selain itu, berbeda dengan pembagian takjil pada umumnya, kegiatan kali ini terasa lebih hidup berkat kehadiran Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Sumedang. Bahkan mereka sembari membagikan paket berbuka, KPJ Sumedang menghibur para relawan dan pengguna jalan lewat lantunan lagu bertema persaudaraan.
Alunan musik akustik tersebut menciptakan atmosfer ngabuburit yang cair dan humanis. Melalui lirik-liriknya, KPJ Sumedang bersama Koramil 1004/Tanjungsari menyelipkan pesan penting mengenai kepedulian sosial dan perdamaian global.
Komitmen Mempererat Silaturahmi
Danramil 1004/Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai kepedulian kepada generasi muda.
“Ramadan mengajarkan kita tentang kebersamaan. Dari Tanjungsari, kita ingin menumbuhkan semangat persaudaraan sekaligus menyerukan perdamaian dunia yang dimulai dari aksi nyata membantu sesama,” tegasnya di sela-sela kegiatan.
Senada dengan Danramil, tokoh masyarakat seperti Pimpinan Ponpes Al-Yakin, H. Hasan Basri, dan perwakilan Polsek Tanjungsari turut hadir memberikan dukungan moral dalam aksi sosial yang telah lama dinantikan masyarakat setempat ini.
Penutup yang Khidmat
Sebagai penutup, setelah aksi di jalan raya berakhir dengan tertib pada pukul 17.50 WIB, seluruh peserta bergeser menuju halaman Mushola Al-Kahfi. Di sana, para relawan menutup rangkaian kegiatan dengan buka puasa bersama untuk mempererat tali silaturahmi.
Aksi ini membuktikan bahwa solidaritas lintas elemen mampu menciptakan dampak positif yang nyata. Selain membantu para musafir, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa harmoni di tingkat lokal adalah fondasi bagi perdamaian yang lebih luas.***
