SUMEDANG, Wplus62.com – PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) bergerak cepat menangani kerusakan struktur di ruas Tol Cisumdawu. Retakan sepanjang 80 meter yang membelah KM 207 memaksa pengelola memberlakukan sistem contra flow guna menjamin keselamatan pengguna jalan dan mempercepat proses perbaikan.
Pihak pengelola mengalihkan arus lalu lintas di Jalur B (arah Bandung) mulai dari KM 206+125 hingga KM 208+200. Kebijakan ini memungkinkan kendaraan dari kedua arah berbagi satu jalur selama 24 jam penuh.
Pemicu Retakan dan Penanganan Darurat
Retakan terpantau muncul di titik KM 207+300 hingga KM 207+400. Curah hujan ekstrem dan kondisi tanah yang labil disinyalir menjadi pemicu utama pergeseran struktur tersebut.
Direktur Utama PT CKJT, Agustinus Sudrajat, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin mengambil risiko terhadap nyawa pengendara.
“Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama. Kami langsung memberlakukan contra flow di Jalur B arah Bandung agar perbaikan berjalan maksimal tanpa mengabaikan aspek keamanan,” ujar Agustinus.
Saat ini, tim teknis di lapangan telah melakukan langkah-langkah darurat, antara lain:
- Menutup retakan menggunakan aspal khusus (joint sealant).
- Memasang terpal raksasa untuk mencegah air hujan masuk ke pori-pori tanah.
- Memasang rambu peringatan tambahan di radius aman.
- Mengerahkan konsultan ahli untuk memantau pergerakan tanah menggunakan alat canggih seperti inklinometer dan theodolite.
Solusi Permanen: Bore Pile Kedalaman 30 Meter
Tak sekadar tambal sulam, PT CKJT menyiapkan langkah permanen untuk memperkuat struktur tol. Mereka berencana memasang struktur penguat berupa bore pile hingga kedalaman 30 meter. Fondasi kokoh ini akan ditanam sepanjang 100 meter pada titik terdampak untuk mengunci pergerakan tanah secara permanen.
Proses perbaikan besar ini diperkirakan memakan waktu hingga beberapa bulan ke depan. Selama masa tersebut, pantauan intensif akan terus berlangsung selama 24 jam.
Imbauan Bagi Pengendara: Jaga Kecepatan!
Mengingat adanya penyempitan jalur dan kondisi jalan yang menurun dari arah Bandung menuju Cirebon, pihak tol mengeluarkan imbauan tegas bagi para sopir:
- Kurangi Kecepatan: Batasi laju kendaraan di kisaran 40–50 km/jam.
- Patuhi Petugas: Ikuti arahan petugas lapangan dan perhatikan rambu contra flow.
- Waspada Turunan: Fokus penuh saat melintasi area retakan karena risiko kendali kendaraan pada jalur menurun cukup tinggi.
Hingga saat ini, PT CKJT memastikan Tol Cisumdawu tetap laik lalui dengan pengawasan ketat. Pengendara diminta tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan ekstra saat melintasi wilayah Sumedang.***
