SUMEDANG, Wplus62.com – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, secara resmi menutup gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang di Kecamatan Pamulihan, Kamis (9/7/2026). Acara penutupan ini menandai berakhirnya kompetisi religius tahunan yang sukses menjaring talenta-talenta terbaik dari seluruh penjuru Sumedang.
Sejumlah pejabat penting turut menghadiri prosesi penutupan ini untuk memberikan dukungan penuh. Tampak hadir di lokasi acara Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, Kepala Subdenpom, Kasdim 0610/Sumedang, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumedang Hamzah Rukmana, Ketua BAZNAS Sumedang, Ayi Subhan Hafas serta jajaran Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang dan para Camat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Fajar Aldila memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, elemen Forkopimda, peserta, dan masyarakat Pamulihan. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sebuah momentum krusial untuk memperkuat syiar Islam dan memperdalam kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran.
Menyalakan Semangat Generasi Qurani
“Kita tidak boleh melihat MTQ ini hanya sebagai kompetisi musiman. Sebaliknya, kegiatan ini harus menjadi pemicu utama bagi generasi muda Sumedang untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fajar Aldila di hadapan para hadirin.
Selanjutnya, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan. Melalui evaluasi yang matang, Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk terus mendukung para qori dan qoriah agar mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Oleh karena itu, ia meminta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) langsung tancap gas mempersiapkan para juara untuk ajang yang lebih tinggi.
Dakwah Medsos dan Sorotan Tajam Pernikahan Dini
Tidak hanya berbicara tentang kompetisi, Fajar Aldila juga menyinggung dinamika sosial modern. Beliau mengajak generasi muda untuk menggunakan media sosial secara bijak sebagai sarana berdakwah. Menurutnya, pemanfaatan platform digital untuk menyebarkan kebaikan merupakan bentuk nyata dari pendidikan akhlak bagi masyarakat luas di era digital.
Di sisi lain, Wakil Bupati menyoroti secara tajam maraknya fenomena pernikahan usia dini di Sumedang. Ia menegaskan bahwa pernikahan di bawah umur cenderung menimbulkan permasalahan yang sangat kompleks, mulai dari isu kesehatan, ekonomi, hingga keharmonisan keluarga.
Oleh karena itu, Fajar Aldila berharap sekaligus mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan intensif terhadap anak-anak mereka.
Pamulihan Sukses Menggelar Acara
Sementara itu, kesuksesan Kecamatan Pamulihan sebagai tuan rumah mendapat pujian luas. Penyelenggaraan yang rapi dan antusiasme warga yang tinggi membuktikan bahwa koordinasi antar-lini berjalan dengan sangat baik. Suasana haru dan bangga pun menyelimuti panggung utama saat panitia mengumumkan para pemenang.
Menutup arahannya, Fajar Aldila mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan suntikan motivasi bagi peserta yang belum berhasil.
“Bagi yang meraih juara, pertahankan prestasi ini. Namun, bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Sebab, esensi sejati dari mempelajari Al-Quran adalah proses ibadah yang tiada sia-sia,” pungkasnya.
Dengan penyerahan piala, gelaran MTQ ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang resmi berakhir, meninggalkan semangat religius yang membekas di hati masyarakat.***
