Berita Terkini

Polisi Buru Pelaku Penganiayaan di Kos-Kosan Sumedang, Botol Miras Jadi Barang Bukti

Ilustrasi polisi menyelidiki TKP di kos-kosan Sumedang
Ilustrasi polisi menyelidiki TKP di kos-kosan Sumedang

SUMEDANG, Wplus62.com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang bergerak cepat menyelidiki kasus dugaan penganiayaan berat di sebuah kamar kos lantai dua, Dusun Sukasari, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara. Peristiwa berdarah yang menggegerkan warga tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) lalu.

Aparat kepolisian langsung menerjunkan tim setelah menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban.

Korban Masih Tak Sadarkan Diri

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Tanwin Nopiansah, melalui Kanit Resum Ipda Arif Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya bergerak taktis memeriksa kondisi korban sekaligus menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saat ini korban masih dalam keadaan tidak sadar di rumah sakit. Kami bersama tim Satreskrim baru saja mengecek kondisi korban dan langsung melaksanakan olah TKP,” ujar Ipda Arif Setiawan saat memberikan konfirmasi, Jumat (3/7/2026).

Selain melakukan olah TKP di lantai dua rumah kos tersebut, penyidik juga memeriksa maraton sejumlah saksi kunci. Polisi telah menggali keterangan dari tetangga kos, pemilik pondokan, hingga pihak keluarga korban guna menyusun benang merah peristiwa.

Kantongi Identitas Pelaku dan Sita Botol Miras

Meskipun penyelidikan baru berjalan, polisi bergerak cepat dan mengklaim telah mengidentifikasi dalang di balik aksi kekerasan ini.

“Kami sudah mengantongi identitas pelaku. Secepatnya kami akan melakukan pendalaman dan melakukan upaya paksa (penangkapan) terhadap pelaku penganiayaan tersebut,” tegas Ipda Arif.

Di sisi lain, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti penting dari lokasi kejadian demi memperkuat pembuktian hukum.

“Kami menyita beberapa barang bukti, di antaranya pakaian korban, pakaian pelaku, serta beberapa botol minuman keras (miras) yang diduga kuat berkaitan dengan peristiwa penganiayaan tersebut,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Satreskrim Polres Sumedang masih terus mendalami motif utama di balik penganiayaan tersebut sembari memburu keberadaan terduga pelaku yang kini melarikan diri.***

Exit mobile version