Berita Terkini

Tabrakan Beruntun di Pamulihan Sumedang: Truk Box Terguling, City Car Terperosok

Tabrakan Beruntun tiga kendaraan di jalur Bandung-Sumedang tepatnya di Tunggul Hideung Pamulihan
Tabrakan Beruntun tiga kendaraan di jalur Bandung-Sumedang tepatnya di Tunggul Hideung Pamulihan

SUMEDANG, Wplus62.com – Subuh Mencekam di Jalur Bandung-Sumedang, sedikitnya 8 orang jadi korban laka beruntun 3 kendaraan. Peristiwa itu tepatnya di Dusun Tunggul Hideung, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Kamis (26/2/2026).

Insiden ini mengakibatkan dua orang luka berat dan satu unit mobil pribadi terlempar ke area persawahan.

Kronologi Tabrakan Maut di Jalur Bandung-Sumedang

Peristiwa bermula sekitar pukul 04.30 WIB saat truk box Mitsubishi Colt Diesel (B-9533-BXU) melaju dari arah Bandung menuju Sumedang. Di lokasi hot kejadian, truk tersebut menghantam truk tronton merah (H-8022-OD) yang datang dari arah berlawanan.

Kerasnya benturan menyebabkan:

  • Truk Box Terguling: Kendaraan bermuatan ini langsung terbalik di tengah badan jalan.
  • Tronton Hilang Kendali: Pasca-tabrakan, truk tronton bergerak mundur tak terkendali.
  • Kia Picanto Terpental: Truk tronton yang mundur kemudian menghantam mobil Kia Picanto (Z-1697-BF) di belakangnya hingga terguling ke area persawahan.

Kondisi Korban dan Penanganan Polisi

Polres Sumedang mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, enam orang menjadi korban luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Anggota kami sudah mengamankan TKP dan mengevakuasi para korban. Saat ini, dua orang mengalami luka berat dan empat lainnya luka ringan,” ujar Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mewakili Kapolres AKBP Sandityo Mahardika.

Imbauan Keselamatan Berkendara

Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan melalui Unit Gakkum Sat Lantas Polres Sumedang. AKP Awang mengingatkan para pengendara yang melintasi jalur rawan Bandung–Sumedang untuk tetap waspada, terutama pada jam-jam rawan dini hari.

“Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. Jangan memaksakan mengemudi jika mengantuk,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian materiil akibat kerusakan parah ketiga kendaraan tersebut.***