Berita Terkini

Jampe Harupat Perkuat Upaya Pemutakhiran Data Kependudukan di Sumedang

Sekda Kabupaten Sumedang, Dr.Hj.Tuti Ruswati didampingi Kepala Disdukcapil, Bambang Kustiantoro
Sekda Kabupaten Sumedang, Dr.Hj.Tuti Ruswati didampingi Kepala Disdukcapil, Bambang Kustiantoro

SUMEDANG, Wplus62.com -– Pemerintah Kabupaten Sumedang terus menggenjot kepemilikan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) bagi seluruh lapisan masyarakat. Disdukcapil Kabupaten Sumedang menggebrak dengan langkah taktis untuk menuntaskan target tersebut. Mereka menggelar Sosialisasi Peningkatan Kepemilikan Dokumen Pencatatan Sipil di Sapphire City Park Sumedang, Kamis (18/6/2026). Melalui agenda ini, Disdukcapil berkomitmen mempercepat pemenuhan dokumen kependudukan bagi seluruh warga.

Acara strategis ini menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, jajaran Dinas Kesehatan, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumedang, serta para Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Publik dari seluruh kecamatan.

Tantangan Sosialisasi Inovasi Jampe Harupat

Meskipun Disdukcapil telah meluncurkan berbagai layanan digital, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sumedang, H. Bangbang Kustiantoro, mengakui bahwa masyarakat belum sepenuhnya familier dengan inovasi bernama Jampe Harupat ini.

“Tantangan terbesar kami saat ini adalah masih adanya sebagian masyarakat yang belum mengetahui inovasi Jampe Harupat. Oleh karena itu, kami harus terus meningkatkan sosialisasi agar masyarakat benar-benar memahami dan memanfaatkan layanan ini secara maksimal,” ujar Bangbang.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Disdukcapil Sumedang kini memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan (faskes). Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan langsung sejak bayi lahir.

Kerja Sama Bidan: Disdukcapil telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan IBI Sumedang, sehingga seluruh bidan kini memiliki akses langsung ke aplikasi Jampe Harupat.

Kemitraan Rumah Sakit: Integrasi layanan juga menyasar seluruh rumah sakit dan klinik bersalin di Sumedang, seperti RS Marwirahadikusumah, RS Pakuwon, RS Cimalaka, dan Klinik Mitra.

Melalui jaringan faskes yang luas ini, orang tua dapat mengurus administrasi kependudukan bayi yang baru lahir dengan jauh lebih cepat, mudah, dan tanpa birokrasi yang berbelit-belit.

Genjot Target Pemanfaatan Layanan Digital

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Dr. Hj. Tuti Ruswati, menegaskan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan mutu pelayanan publik.

“Hari ini kami mengevaluasi seluruh layanan publik di bidang kependudukan, termasuk efektivitas layanan Jampe Harupat,” kata Tuti.

Tuti membeberkan data bahwa capaian kepemilikan dokumen kependudukan di Sumedang secara umum telah menyentuh angka 70 persen. Namun, angka pemanfaatan layanan Jampe Harupat baru mencapai 54 persen.

Akibat kesenjangan angka tersebut, Tuti menginstruksikan seluruh pihak terkait—mulai dari aparat kecamatan, bidan, hingga manajemen faskes—untuk lebih agresif bergerak di lapangan.

Strategi Video Edukasi hingga Tingkat Desa

Mengingat identitas kependudukan merupakan hak dasar warga negara, Pemkab Sumedang meluncurkan strategi baru untuk memperluas jangkauan informasi. Tuti telah memerintahkan Kepala Disdukcapil untuk memproduksi materi sosialisasi berbasis audio-visual.

“Saya sudah mengarahkan Pak Kadis untuk membuat video sosialisasi yang menarik. Selanjutnya, kami akan menyebarluaskan video tersebut hingga ke tingkat desa agar tidak ada lagi warga yang buta informasi mengenai layanan publik digital ini,” tambahnya.

Sebagai informasi, Jampe Harupat merupakan inovasi yang menawarkan efisiensi tinggi. Melalui platform ini, orang tua yang baru melahirkan bisa langsung mengantongi empat dokumen kependudukan sekaligus, yaitu:

  • Perubahan Kartu Keluarga (KK)
  • Nomor Induk Kependudukan (NIK) baru
  • Kartu Identitas Anak (KIA)
  • Akta Kelahiran

Melalui penguatan sosialisasi dan kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang optimistis pemanfaatan Jampe Harupat akan melonjak tajam. Hasil akhirnya, masyarakat dapat menikmati akses layanan adminduk yang cepat, mudah, dan terintegrasi secara digital.***

Exit mobile version