SUMEDANG, W+62.com– Peristiwa penemuan mayat bayi dalam kantong plastik di Lingkungan Dano, Kelurahan Kota Kaler Kecamatan Sumedang Utara, Sumedang cukup menggegerkan warga sekitar pada Selasa (12/8/2025).
Menurut saksi mata, mayat bayi tersebut dibawa oleh seorang perempuan yang diduga ibunya saat keluar dari toilet umum di daerah itu.
Peristiwa buang mayat bayi dalam kantong plastik itu, dibenarkan oleh Kapolsek Sumedang Utara, AKP Kiki Hartaki. “Ya, kita menerima laporan dari masyarakat, adanya penemuan mayat seorang bayi, pada saat ditemukan, orangtua bayi ada di lokasi penemuan bayi tersebut, di toilet umum,” kata AKP Kiki.
Ia mengatakan, wanita yang diduga ibu bayi tersebut terlihat dalam kondisi terlihat lemah, dan pihaknya sudah mengevakuasi ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.
“Saat ini, yang diduga ibu bayi itu sudah dievakuasi ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang, dan sudah diamankan, karena kondisinya terlihat lemah,” ujarnya.
AKP Kiki menambahkan, wanita tersebut akan mendapatkan perawatan medis terlebih dahulu sebelum dimintai keterangan. “Untuk sementara, sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut, kita tangani dulu untuk penanganan medis,” ujar Kapolsek Sumedang Utara itu.
Penjaga Toilet
Sementara itu, penjaga toilet umum, Suherman Budiman, yang dimintai keterangan mengaku, awalnya curiga saat melihat gerak-gerik wanita tersebut.
“Awalnya saya curiga, sekira jam 4 sorean lah, saya cek ke sana bersama pedagang tahu, dan menyuruh untuk mengetuk pintu toilet umumnya. Saat saya tanya si ibu bayi itu, malah geleng-geleng kepala tidak ngomong sama sekali,” ucapnya.
Pedagang tahu Sumedang yang berjualan di samping toilet umum bernama Ridwan (37) itu mengaku sempat juga berinteraksi dengan wanita itu yang terlihat membawa keresek.
“Awalnya saya tanya dia, terus tiba-tiba ngetik di HP saya, nulis namanya dan asal dia. Dia orang Tasik, setelah ngetik lalu ngusir saya. Saya tambah penasaran, pas saya liat di keresek yang dia bawa, saya kira dia membawa daging ayam, pas dilihat lagi, eh muncul kaki bayi, di sana saya kaget,” kata Ridwan.
Melihat kondisi wanita itu tampak lemah, Ridwan pun segera membawanya ke masjid yang berada di seberang lokasi. “Lalu saya lihat si ibu bayi, seperti sesak nafas, langsung dibawa ke masjid seberang, tadinya supaya dia istirahat dulu karena seperti yang sesak nafas,” terangnya.
Saat ini, peristiwa penemuan mayat bayi dalam kantong plastik ditangani oleh pihak kepolisian, dan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif kejadian serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan keterangan wanita yang diduga ibu si bayi.***
