SUMEDANG, Wplus62.com-– Bencana kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah tinggal di Dusun Rancabawang RT 03/06, Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu dini hari (18/7/2026) sekira pukul 02.30 WIB ini meluluhlantakkan bangunan semi permanen berukuran 10×14 M².
Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Tantribum) Kecamatan Tanjungsari, Beni Subarkah, langsung meneruskan laporan insiden ini kepada Bupati Sumedang beserta jajaran Forkopimda. Berdasarkan data di lapangan, rumah tersebut milik seorang ibu rumah tangga bernama Odah (77) yang tinggal bersama anaknya, Ipan Kurniawan (38).
Kronologi Kejadian dan Upaya Pemadaman
Dua orang saksi mata, Dede Sukaman (45) dan Lia Nurlaena (33), pertama kali melihat kobaran api yang mendadak membesar pada pukul 02.30 WIB. Saksi yang panik langsung berteriak meminta tolong, sehingga mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berhamburan keluar rumah untuk memberikan pertolongan pertama.
Selanjutnya, pihak kecamatan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Guna menjinakkan si jago merah, Dinas Damkar Kabupaten Sumedang mengerahkan 2 unit kendaraan pemadam dari Pos Wilayah Tanjungsari.
Regu Piket I Pos Damkarmat Tanjungsari, bersama warga bergotong-royong menerjang api agar tidak merembet ke bangunan lain. Setelah berjuang keras selama 2,5 jam, tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan api secara total pada pukul 05.00 WIB.
Penyebab Kebakaran dan Total Kerugian
“Hingga saat ini, petugas berwenang masih menyelidiki sumber api yang memicu kebakaran besar tersebut,” tulis laporan resmi dari pihak Tantribum Tanjungsari.
Meskipun seluruh bangunan beserta isinya habis terbakar, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas ini. Ibu Odah dan anaknya berhasil menyelamatkan diri sebelum api mengepung seluruh ruangan. Namun, akibat musibah ini, korban diperkirakan mengalami kerugian materi yang cukup besar, yakni mencapai ± Rp 450.000.000 (Empat Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).

Gerak Cepat Penyaluran Bantuan untuk Korban
Tidak butuh waktu lama bagi pemerintah daerah dan lembaga sosial untuk merespons musibah ini. Keluarga korban kini sudah menerima bantuan darurat dari BPBD, PMI, Dinas Sosial (Dinsos), dan Baznas Kabupaten Sumedang pada siang harinya, sekira pukul 11.20 WIB dan pukul 13.00 WIB. Langkah kilat ini menjadi bukti nyata kesigapan koordinasi antar-instansi dalam menangani dampak bencana di wilayah Tanjungsari.
Di sisi lain, sejumlah unsur kewilayahan juga tampak sigap sejak awal kejadian untuk mendampingi para korban dan mengamankan area. Beberapa pihak yang hadir di lokasi di antaranya:
- Staf Trantib Kecamatan Tanjungsari
- Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Unsur Polsek Tanjungsari
- Tim Pos Damkarmat Wilayah Tanjungsari
- Kepala Desa beserta Aparatur Desa Cinanjung
- Warga masyarakat sekitar
Melalui laporan komprehensif ini, Beni Subarkah memastikan bahwa pihak Kecamatan Tanjungsari bersama seluruh instansi terkait akan terus memantau perkembangan kondisi psikologis maupun kebutuhan logistik lanjutan bagi Ibu Odah dan keluarganya.***













