Berita Terkini

Sumedang Siaga! 500 Personel Gabungan Siap Amankan Syukuran Persib di Tanjungsari

Rapat koordinasi Polres Sumedang dan Haji Umuh terkait pengamanan syukuran Persib Bandung
Rapat koordinasi Polres Sumedang dan Kodim 0610 bersama Haji Umuh Muchtar terkait pengamanan syukuran Persib Bandung di Tanjungsari pada Kamis (21/5/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com – Aparat keamanan bergerak cepat memastikan perayaan syukuran Persib Bandung di Tanjungsari berlangsung kondusif. Jajaran Polres Sumedang, TNI, dan panitia internal menggelar rapat koordinasi intensif guna mematangkan skema pengamanan acara yang bakal berlangsung Senin (25/5/2026) mendatang.

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika bersama Bos Persib Bandung, Haji Umuh Muchtar

Fokus Antisipasi Kerumunan Massa

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memetakan potensi gangguan keamanan. Mengingat fanatisme Bobotoh yang luar biasa, polisi memprediksi massa akan membanjiri lokasi acara.

“Kami fokus mengakomodasi kehadiran warga dan Bobotoh agar tetap aman. Oleh karena itu, kami berkolaborasi erat dengan TNI serta tim internal bentukan Haji Umuh,” ujar Sandityo.

Untuk menjamin kenyamanan publik, Polres Sumedang menerjunkan sedikitnya 500 personel gabungan. Selain mengatur arus massa, petugas akan mengawasi titik-titik rawan tindak kriminal.

“Kami memprioritaskan pencegahan curanmor, pencurian, serta gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan agar masyarakat merasa tenang selama perayaan berlangsung,” tambahnya.

Pesan Haji Umuh: Bobotoh Harus Tertib

Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar, mengapresiasi dukungan penuh dari Polres Sumedang, Kodim, hingga Danyonif 301. Ia berharap sinergi ini membuat para pemain dan ofisial merasa nyaman saat menyapa penggemar.

Meskipun atmosfer juara mulai terasa, pria yang akrab disapa Pak Haji ini meminta semua pihak tetap rendah hati. Menurutnya, acara di Tanjungsari merupakan bentuk syukur sederhana atas pencapaian Maung Bandung.

Himbauan untuk Bobotoh:

  • Jaga Ketertiban: Ikuti seluruh arahan petugas di lapangan.
  • Hindari Arrogansi: Jangan memicu keributan atau tindakan anarkis.
  • Tetap Fokus: Mengingat kompetisi belum usai sepenuhnya.

“Peluang kita sudah 90 persen, tapi jangan jumawa. Saya mohon kepada Bobotoh, tunjukkan sikap santun. Jangan membuat onar dan mari kita jaga suasana tetap nyaman bagi semua orang,” tegas Umuh.***