Berita Terkini

50 Kabupaten/ Kota Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat

Update BNPB: Jumlah Korban banjir dan longsor Aceh dan Sumatera terus bertambah

PADANG, W+62.COM– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui data korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, hingga Selasa (2/12/2025).

Siklon Tropis Senyar telah menyebabkan banjir dan longsor dengan jumlah korban meninggal hingga saat ini mencapai 753 orang, naik dari sebelumnya 442 orang. Selain itu, tercatat 526 orang hilang, 2,6 ribu luka-luka, dan 1,5 juta jiwa terdampak. Sebanyak 570,7 ribu warga mengungsi di 50 kabupaten/kota.⁠

Kerusakan infrastruktur juga cukup besar. Sedikitnya ada 3,5 ribu rumah rusak berat, 4,1 ribu rusak sedang, dan 20,5 ribu rusak ringan.

Belum lagi dengan fasilitas pendidikan yang terdampak sebanyak 282 unit, sementara 271 jembatan dilaporkan rusak.

Namun demikian, Kondisi di sejumlah wilayah sudah berangsur mulai membaik, beberapa daerah masih butuh penanganan ekstra.⁠

Kawasan yang terisolasi, saat ini perlahan mulai terbuka dan Tim SAR gabungan pun mulai menyisir dengan bantuan K9 Anjing Pelacak untuk mempercepat upaya pencarian korban.

Presiden Prabowo Subianto saat melihat langsung kondisi pengungsi terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara Senin (1/12/2025)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung kondisi di beberapa titik di Sumut, Aceh, dan Sumbar. Disampaikan Presiden Prabowo, pemulihan akan dilakukan bertahap sembari menginventarisasi kerusakan.

Di Padang, situasi pengungsian terlihat lebih stabil, sementara tim gabungan terus berupaya menembus wilayah yang masih terisolasi demi memastikan distribusi bantuan tetap berjalan.⁠

Presiden Prabowo dalam melakukan kunjungan ke wilayah terdampak bencana, untuk memastikan langkah-langkah darurat telah dilaksanakan sesuai standar penanganan bencana.

“Pemerintah terus berupaya untuk membantu pemulihan infrastruktur dasar, termasuk akses jalan, jembatan, energi, telekomunikasi, serta layanan kesehatan, di wilayah-wilayah yang terdampak,” ungkap Presiden.

Selain itu, pemerintah telah mengirimkan bantuan berupa helikopter untuk distribusi bantuan dan evakuasi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.***