Berita Terkini

Jasad Wanita Ditemukan Tersangkut Di Gorong-gorong Tol Cisumdawu Pamulihan, Setelah Dinyatakan Hilang Empat Hari

Keluarga Menolak Jenazah Korban Diotopsi

SUMEDANG, W+62.com- Warga Desa Pamulihan Kabupaten Sumedang dikagetkan dengan peristiwa penemuan mayat perempuan di gorong-gorong jembatan tol Cisumdawu Sumedang pada Rabu (9/4/2025).

Sejak pagi warga Desa Pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang berkumpul di tempat kejadian perkara, tepatnya di Dusun Gamlung RT.02 RW 06 Desa/Kecamatan Pamulihan Sumedang.

Kepala Desa Pamulihan, Ujang Sulaeman mengungkapkan peristiwa itu sudah dilaporkan kepada petugas Polsek Pamulihan. “Saat ini kita tinggal menunggu hasil dari Polisi dan melakukan evakuasi serta mengidentifikasian dari pihak Inafis Polres Sumedang,” ujar Kades Pamulihan.

Berdasarkan pada laporan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan, bernama DS (35) warga Dusun Gamlung Desa/Kecamatan Pamulihan Sumedang, yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Sabtu (5/4/2025) lalu.

“Penemuan mayat perempuan di gorong-gorong tol Cisumdawu itu, diketahui warga sekira pukul 03.00 WIB,” ujar Kades.

Kades Pamulihan menuturkan, menurut keterangan warga di lokasi kejadian menyebutkan, korban DS (35) adalah seorang janda yang mengalami gangguan mental pasca melahirkan anaknya.

Menolak Otopsi 

Keterangan Kades Pamulihan itu, dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Uyun Saeful. Menurut beberapa keterangan warga, DS (35) seorang ibu rumah tangga yang mengalami gangguan mental pasca melahirkan dan harus mendapat perawatan dengan obat penenang.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Uyun Saeful

“Menurut keluarganya, korban jika sudah habis obatnya seringkali kambuh penyakitnya dan menanggalkan pakaiannya,” ungkap AKP Uyun.

Sehingga, sambung Kasat Reskrim, saat pertama kali ditemukan di gorong-gorong tol Cisumdawu itu dalam keadaan tidak menggunakan sehelai pakaian pun.

“Dalam kronologis yang diperoleh, warga pertama kali melihat sejumlah pakaian dekat dengan lokasi penemuan mayat DS. Hal itu dilaporkan dan dikonfirmasi kepada pihak keluarga korban,” ungkap AKP Uyun.

Dengan informasi itu, tambah AKP Uyun, lalu dilakukan pencarian terhadap korban disekitar lokasi. Dan benar saja, ditemukan jasad DS (35) sekira pukul 03.00 WIB di gorong-gorong tol Cisumdawu itu.

“Saat ditemukan, jasad korban DS (35) tidak ditemukan tanda-tanda bekas tindak pidana. Selain itu pula pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi kepada jasad korban,” katanya.

Setelah dilakukan evakuasi oleh tim gabungan TNI-Polri, BPBD dan Pemerintah Desa serta warga setempat dengan membongkar gorong-gorong tol tersebut, jasad korban diserahkan kepada keluarga untuk dilakukan pemulasaraan.***