Berita Terkini
Tak Berkategori  

Wujudkan Mimpi Kerja ke Jepang, 125 Peserta Sumedang Ikuti Pelatihan Bahasa dan Budaya

SUMEDANG, W+62.com– Kegiatan Pelatihan Bahasa dan Budaya Jepang dalam rangka program Pengukuran Produktivitas Tingkat Daerah Kabupaten/Kota, yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang di Aula Tampomas, IPP Setda Sumedang, pada Senin (4/8/2025).

Acara yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumedang, M.Fajar Aldila itu, dihadiri ratusan peserta dan orang tua termasuk 125 anak angkatan kerja asal Sumedang, tercatat mengikuti pelatihan ini. Mereka akan mengikuti pendidikan intensif selama empat bulan di sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang telah bekerja sama dengan Disnakertrans, antara lain LPK Fuji Sukses Mandiri Nusantara, Matahari Perdana, dan Mamoru Global Partners.

Kepala Bidang Produktivitas dan Vokasi Disnakertrans Sumedang, Irma Dewi Agustin, menjelaskan bahwa setelah pelatihan, para peserta akan mengikuti tes wawancara (mensetsu) langsung dengan pihak pengguna (user) dari Jepang.

Kepala Bidang Produktivitas dan Vokasi Disnakertrans Sumedang, Irma Dewi Agustin (berdasi, Kanan)

“Jika lulus tes wawancara dari perusahaan Jepang, mereka akan menjalani masa pemantapan selama dua hingga tiga bulan sebelum resmi diberangkatkan bekerja ke Jepang,” ujar Irma.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberangkatan para peserta nantinya akan difasilitasi melalui dana talangan dari lembaga keuangan mitra, seperti Bank Sumedang, Bank BJB, atau institusi pembiayaan lain yang bekerja sama dengan LPK.

“Sementara itu, biaya pelatihan sepenuhnya disubsidi oleh pemerintah,” katanya.

Selama masa pelatihan, sambung Irma, para peserta akan ditempatkan di asrama secara penuh (boarding). Mereka hanya diperbolehkan pulang saat hari libur nasional guna memastikan efektivitas pembelajaran bahasa dan budaya Jepang.

Irma menyampaikan harapannya agar para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan disiplin dan semangat tinggi.

“Harapan kami, mereka dapat menyerap ilmu dengan baik, lulus seleksi wawancara dengan pihak Jepang, dan segera diberangkatkan untuk bekerja di sana,” pungkasnya.***

Exit mobile version