SUMEDANG, Wplus62.com – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Sumedang mengukir aksi nyata yang menyentuh hati. Korps berseragam cokelat ini menyelenggarakan lomba melukis khusus bagi penyandang disabilitas di SLBN B Pembina Tingkat Provinsi Jawa Barat, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, pada Jumat (17/7/2026).
Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kompetisi ini berlangsung meriah mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Selain menjadi wadah kreativitas, Polres Sumedang juga mendaftarkan inisiatif humanis ini untuk bertarung dalam Lomba Kehumasan Divisi Humas Polri.
Inovasi Kapolres Sumedang untuk Kesetaraan
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menginisiasi langsung program ini sebagai wujud nyata kepedulian polisi terhadap kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
Untuk mengeksekusi visi tersebut, Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, memimpin langsung jalannya acara di lapangan. Pihak kepolisian juga membangun kolaborasi erat dengan:
- Plt. Kepala SLBN B Sumedang, Hesvia Nurfadillah, S.Pd.
- Ketua MKKS SLB Kabupaten Sumedang, Hipni Mubarok Abidin, M.Pd.
- PT PLN (Persero) sebagai pendukung utama kegiatan.
40 Pelukis Istimewa Unjuk Gigi
Sebanyak 40 peserta dari SLBN B Pembina dan berbagai SLB se-Kabupaten Sumedang berpartisipasi dengan antusiasme tinggi. Lewat goresan kuas dan perpaduan warna yang berani, para siswa berkebutuhan khusus ini menumpahkan imajinasi mereka di atas kanvas. Mereka menyampaikan pesan, harapan, sekaligus potret kedekatan polisi di mata mereka secara jujur dan menyentuh.
Suasana perlombaan pun berjalan tertib, aman, dan penuh tawa. Langkah ini sukses memperkuat sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem masyarakat yang inklusif di Sumedang.
Komitmen Polri yang Humanis dan Inklusif
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh untuk merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa sekat.
“Lomba melukis difabel ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan Polri yang humanis, inklusif, dan dekat dengan masyarakat,” ujar AKBP Sandityo Mahardika.
“Kami ingin memberikan ruang setara bagi saudara-saudara kita untuk berkarya dan membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya yang luar biasa. Semoga kegiatan ini menginspirasi semangat kebersamaan kita pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini.”
Melalui ruang berekspresi seperti ini, Polres Sumedang membuktikan bahwa seni mampu meruntuhkan batasan fisik dan menyatukan kepolisian dengan masyarakat dalam semangat harmoni.***
