Berita Terkini

Peringati Haornas, Bupati Sumedang Berikan Penghargaan Atlet Panahan Peraih Medali di Ajang PORNAS ke-VIII

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir saat memberikan tali kasih dan penghargaan kepada tiga atlet Panahan Tradisional peraih medali di Pornas VIII NTB di Lapangan Cigugur Sumedang pada Sabtu (13/9/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Tiga atlet panahan tradisional asal Kabupaten Sumedang yang tergabung dalam “Walet Basura Nusantara” berhasil mengharumkan nama Sumedang di kancah nasional.

Mereka sukses meraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) ke VIII yang digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) 26 Juli -1 Agustus 2025 lalu.

Ketiga atlet tersebut yakni, Tedi Anggara, siswa kelas 9 SMPN 1 Rancakalong, berhasil meraih 1 medali emas dan 1 medali perak pada kategori U-15 panahan tradisional. Sedangkan Hafidz Ramdan, juga dari kelas 9 SMPN 1 Rancakalong, sukses membawa pulang 1 medali perunggu pada kategori yang sama.

Sementara itu, Ines Azura tampil gemilang di kategori FFA Dewasa Panahan Tradisional dan berhasil meraih perunggu juara ketiga tingkat nasional. Atas prestasi membanggakan itu, para atlet mendapat apresiasi berupa uang kadeudeuh dari Gubernur Jawa Barat.

Ketua Walet Basura Nusantara Sumedang, Imadudin bersama Tiga Atlet Panahan Tradisional peraih medali di ajang PORNAS ke-VIII NTB.

Kemudian, bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Kabupaten Sumedang, mereka juga menerima penghargaan dan tali asih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang dalam acara yang digelar di Lapang Cigugur Sumedang pada Sabtu (13/9/2025),

Ketua Walet Basura Nusantara Sumedang, Imadudin, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas capaian ini. “Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, pegiat panahan tradisional dari Walet Basura Nusantara Kabupaten Sumedang bisa membawa pulang emas, perak, dan perunggu di NTB. Walaupun jauh, perjuangan kami tidak sia-sia,” ungkapnya.

Imadudin berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda sekaligus menjadikan panahan tradisional sebagai salah satu ikon olahraga Sumedang.

“Semoga ke depan panahan tradisional yang berada di bawah pembinaan KORMI bisa menjadi program unggulan, khususnya di sekolah-sekolah. Kami juga berterima kasih kepada Pak Gubernur dan Pak Bupati yang telah memberikan perhatian serta penghargaan kepada para atlet,” tambahnya.

Ia menegaskan, panahan tradisional yang selama ini kerap dipandang sebelah mata, kini telah terbukti mampu mengangkat nama baik Kabupaten Sumedang di tingkat Nasional.***

Exit mobile version