JAKARTA, Wplus62.com-– Nanik S Deyang resmi meletakkan jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik mengambil keputusan mengejutkan ini agar dapat berfokus memulihkan kesehatan jantungnya.
Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, membenarkan kabar pengunduran diri tersebut. Lewat akun Instagram resminya, Dirgayuza menegaskan Nanik sudah berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” tulis Dirgayuza, Rabu (22/7/2026).
Rekam Jejak dan Kepedulian Sosial
Dirgayuza mengenal Nanik sejak menjelang Pemilu 2014 dan menilai mantan jurnalis itu selalu menaruh kepedulian besar kepada rakyat kecil. Menurutnya, konsistensi Nanik dalam membela masyarakat yang tertindas tidak pernah luntur selama lebih dari satu dekade.
“Lebih dari satu dekade saya melihat satu hal yang tidak pernah berubah darinya: ia tidak bisa diam ketika melihat rakyat menghadapi ketidakadilan dan kesulitan,” tegas Dirgayuza.
Selain itu, Dirgayuza mengungkapkan sejumlah aksi nyata Nanik yang berdampak besar. Salah satunya adalah ketika Nanik membongkar kasus Buruh Migran Indonesia (BMI) Wilfrida Soik dan melaporkannya langsung kepada Prabowo Subianto. Berkat langkah cepat tersebut, tim hukum Prabowo berhasil menyelamatkan Wilfrida dari ancaman hukuman mati di Malaysia.
Tidak hanya itu, Nanik juga menjadi sosok penting di balik gagasan program sosial berbasis teknologi.
Ia juga memprakarsai program becak listrik demi membantu para pengayuh becak lansia agar tetap bertenaga saat bekerja.
Kini, setelah mendedikasikan jiwanya di BGN dan berbagai aksi kemanusiaan, Nanik harus beristirahat sejenak untuk memprioritaskan pemulihan kesehatan jantungnya.***
