SUMEDANG, Wplus62.com -– Tangis haru dan pekik syukur keluarga seketika pecah saat menyambut kepulangan jemaah haji Sumedang Kloter 29 KJT di halaman Gedung Negara Sumedang, Senin (22/6/2026). Ratusan penjemput yang telah memadati lokasi sejak siang hari langsung menyerbu rombongan begitu bus yang membawa para jemaah memasuki gerbang.
Sebelumnya, armada bus membawa rombongan langsung dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Guna menjamin kelancaran di jalan, Patwal Lantas Polres Sumedang bersama tim gabungan dari Kemenag, TNI, Satpol PP, hingga Dinas Kesehatan mengawal ketat perjalanan tersebut.
Pulang Tanpa Transit di Asrama Haji
Sekretaris Panitia PPIHD Kabupaten Sumedang, H. Saepul Amin, mengonfirmasi bahwa proses pemulangan tahun ini menggunakan skema langsung. Artinya, jemaah tidak perlu lagi singgah di asrama haji.
“Kami menjemput jemaah sejak pagi di Kertajati. Sesuai kebijakan PPIHD Provinsi dan pusat, jemaah tidak transit di asrama haji, melainkan langsung bertolak ke Sumedang menggunakan empat bus,” jelas Saepul.
Melalui sistem ini, panitia berhasil memangkas waktu perjalanan sehingga jemaah bisa lebih cepat bertemu dengan keluarga.
Kondisi Kesehatan Jemaah Haji Sumedang
Dari total rombongan yang tiba, mayoritas jemaah berada dalam kondisi prima. Kendati demikian, petugas medis tetap memberikan perhatian khusus kepada beberapa jemaah yang kelelahan.
- Total Jemaah Tiba: 94 orang selamat dan sehat.
- Penanganan Medis: 2 orang jemaah langsung mendapat rujukan ke RSU Umar Wirahadikusumah karena kondisi fisik yang kurang fit.
- Tertinggal di Arab Saudi: 1 orang jemaah masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Makkah.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang, H. Agus, menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau jemaah yang masih tertinggal.
“Alhamdulillah jemaah haji asal Sumedang sudah kembali. Namun, satu orang masih berada di Arab Saudi karena sakit. Nanti kami akan memulangkannya melalui mekanisme tanazul (mutasi) bersama kloter berikutnya,” ungkap Agus.
Apresiasi dan Imbauan untuk Jemaah
Di sisi lain, Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang, KH Asep Fuad Adnan, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang menyukseskan operasional haji tahun ini.
“Jemaah tiba menjelang salat Magrib dalam kondisi lancar. Kami berterima kasih kepada Pemkab Sumedang, Kementerian Haji, dan seluruh masyarakat atas doa dan dukungannya,” ucap KH Asep.
Selanjutnya, panitia mengimbau agar para jemaah langsung fokus beristirahat total setibanya di rumah masing-masing. Langkah ini penting mengingat mereka baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah fisik yang sangat padat di Tanah Suci.
Secara keseluruhan, kepulangan jemaah haji Sumedang Kloter 29 KJT ini berjalan aman, tertib, dan sukses, sekaligus menandai keberhasilan manajemen haji Kabupaten Sumedang pada tahun 2026.***
