Berita Terkini

Resmikan Panggung Galuh Stansa, Kadisdik Sumedang: Sukses Bukan Kebetulan, Tapi Pembiasaan!

Mewakili Bupati Sumedang, Kadisdik Dr. Eka Ganjar Kurniawan resmikan Panggung Galuh Stansa SMP Negeri 1 Tanjungsari Edeng pada Senin (11/5/2026)
Mewakili Bupati Sumedang, Kadisdik Dr. Eka Ganjar Kurniawan resmikan Panggung Galuh Stansa SMP Negeri 1 Tanjungsari Edeng pada Senin (11/5/2026)

SUMEDANG, Wplus62.com– Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, secara resmi meresmikan Panggung Galuh Stansa di kampus SMP Negeri 1 Tanjungsari pada Senin (11/5/2026). Peresmian ini bukan sekadar seremoni fisik, melainkan menjadi momentum penting untuk memacu standar kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang.

Warisan Kebaikan dan Standar Tinggi

Dalam sambutannya, Kadisdik memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala SMPN 1 Tanjungsari, Edeng Sutarya. Eka secara berkelakar memberikan gelar tambahan “M.E.” yang berarti “Embung Eleh” (Tidak Mau Kalah) dalam konteks menebar kebaikan.

Eka menegaskan bahwa kepemimpinan Edeng telah memberikan standar yang luar biasa bagi sekolah tersebut. Ia pun berharap agar prestasi ini terus berlanjut meskipun tongkat estafet kepemimpinan akan berganti di masa depan.

“Pak Edeng sudah memberikan standar yang bagus untuk SMPN 1 Tanjungsari. Siapapun penggantinya nanti, kalau sampai mundur satu langkah saja, itu memalukan,” tegas Eka Ganjar di hadapan para hadirin.

Filosofi Galuh: Mencetak “Batu Permata”

Pembangunan Panggung Galuh Stansa ini memiliki landasan filosofis yang mendalam. Eka menjelaskan bahwa kata “Galuh” berarti batu permata. Oleh karena itu, panggung ini diharapkan menjadi wadah bagi para siswa untuk menempa diri menjadi pribadi terbaik di masa depan.

Selain itu, Kadisdik mengajak seluruh tenaga pendidik untuk menjadikan pembangunan fasilitas ini sebagai ladang amal jariyah. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas akan bermuara pada peningkatan derajat masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat republik.

Kadisdik Sumedang Dr. Eka Ganjar Kurniawan saat meresmikan Panggung Galuh Stansa SMPN 1 Tanjungsari

Tantangan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Suasana peresmian semakin meriah saat Kadisdik berdialog langsung dengan para siswa dan guru. Beliau melemparkan tantangan kepada siswa untuk menyebutkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai kunci meraih kesuksesan.

Amirah Layla, siswi kelas 8A yang bercita-cita menjadi ahli gizi dan aktif mencegah stunting, berhasil menjawab tantangan tersebut dengan lugas. Ketujuh kebiasaan tersebut meliputi:

  1. Bangun pagi
  2. Beribadah
  3. Gemar belajar
  4. Berolahraga
  5. Bermasyarakat
  6. Tidur lebih cepat
  7. Belajar dengan tekun

“Kehebatan itu tidak diraih dengan kebetulan atau susuganan, melainkan diraih dengan pembiasaan,” tambah Eka memotivasi para siswa.

Pendekatan Deep Learning

Tak hanya siswa, para guru pun turut diuji mengenai pendekatan pembelajaran terbaru, yaitu Deep Learning. Kadisdik menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam pembelajaran mendalam, yaitu:

  • Mindful Learning (Pembelajaran dengan kesadaran penuh)
  • Meaningful (Pembelajaran yang bermakna)
  • Joyful (Pembelajaran yang menyenangkan)

Melalui peresmian Panggung Galuh Stansa ini, Disdik Sumedang berharap seluruh warga sekolah dapat berkolaborasi menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih hidup dan kompetitif demi menyongsong masa depan yang gemilang.***