SUMEDANG, Wplus62.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Barat memicu terjadinya bencana tanah longsor di sejumlah titik strategis di Kabupaten Sumedang. Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang bersama unsur TNI-Polri langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material, Rabu (8/4/2026).
Longsor Terjang Pemukiman dan Jalur Utama
Longsor dilaporkan menimpa setidaknya empat titik krusial di Sumedang. Wilayah terdampak meliputi:
- Desa Mekar Rahayu (Sumedang Selatan)
- Kawasan Cadas Pangeran
- Desa Marga Laksana
- Kecamatan Rancakalong (Area Selawi)
Di Desa Mekar Rahayu, material tanah menimbun sejumlah rumah warga. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi tiga korban selamat, sementara petugas terus mencari satu korban lainnya yang tertimbun material bangunan.
Alat Berat Percepat Pembersihan Cadas Pangeran
Petugas memberikan perhatian khusus pada jalur Cadas Pangeran yang sempat tertutup total. Pantauan di lapangan menunjukkan satu unit alat berat kiriman Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja intensif mengikis tumpukan tanah dan bebatuan yang menutup aspal.
“Hingga tengah malam ini, progres pembersihan di Cadas Pangeran sudah mencapai 80 persen. Kami memprediksi jalur ini bisa dilalui kendaraan secara normal pada dini hari nanti,” ujar Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila di lokasi kejadian.
Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem
Pemerintah Kabupaten Sumedang mengimbau warga, terutama yang tinggal di daerah perbukitan, lereng, dan kaki gunung, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan lebat turun.
“Kami meminta masyarakat tetap memantau kondisi lingkungan sekitar dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah. Koordinasi antar tetangga sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi mandiri,” tambahnya.
Saat ini, petugas dari BPBD, Damkar, Polres Sumedang, dan Kodim tetap berjaga di lokasi bencana untuk memastikan penanganan berjalan tuntas dan kondisi infrastruktur kembali stabil.
Harus Tetap Waspada Meski Bisa Dilalui
Petugas di lokasi Cadas Pangeran Sumedang melaporkan bahwa kendaraan kini sudah bisa melintasi jalan Bandung-Cirebon. Tim gabungan berhasil menuntaskan pembersihan material longsor yang sebelumnya menutup jalan nasional tersebut, sehingga pengendara dapat melintas kembali mulai pukul 04.00 WIB.
“Ya, Alhamdulillah jalan Cadas Pangeran di bagian bawah sudah bisa dilalui. Namun kepada masyarakat pengguna jalan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan dari tebing,” ungkap petugas BPBD Sumedang.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Polres, Kodim, Damkar, dan relawan bekerja sama menuntaskan pembersihan material longsor sekira pukul 04.00 WIB. Kini, para pengendara sudah dapat melintasi jalur tersebut dengan normal kembali.***
