JAKARTA, Wplus62.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menabuh genderang perang terhadap praktik percaloan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sony Sonjaya, Ketua Tim Verifikasi BGN, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menolak keras bangunan yang berdiri tanpa prosedur pendaftaran resmi.
Sony Sonjaya: Stop Membangun Tanpa Izin!
Sebagai komandan yang memimpin percepatan verifikasi dan validasi Program MBG, Sony Sonjaya mencium adanya modus “bangun dulu, daftar belakangan” di lapangan. Ia memperingatkan masyarakat agar tidak tergiur janji manis oknum yang menjanjikan legalitas instan.
“Banyak orang membangun dulu baru mendaftar. Saya tegaskan, BGN tidak akan mengakomodir pola seperti itu! Jangan percaya pada orang-orang yang menjamin verifikasi bangunan ilegal,” ujar Sony dengan nada bicara yang tegas.
BGN Bersihkan Sistem dari Data “Sampah”
Sony Sonjaya tidak hanya memberikan gertakan. Ia langsung mengambil langkah konkret dengan menghapus seluruh status draft dan rejected (ditolak) di dalam sistem database BGN. Langkah ini bertujuan untuk memutus akses calo yang seringkali memanipulasi data lama untuk menipu calon mitra.
“Kami sudah menyapu bersih semua status draft di sistem. Kami menutup pintu bagi siapa pun yang mencoba memverifikasi data melalui jalur belakang,” tambah Sony.
Masyarakat Harus Melapor ke Polisi
Sony juga menyoroti perilaku masyarakat yang seringkali mengaku sebagai korban penipuan namun tidak berani melapor. Ia mendesak para korban untuk segera menyeret para pelaku ke ranah hukum.
BGN hanya akan memproses pengaduan yang memiliki bukti laporan kepolisian yang sah.
Mengawal Program Makan Bergizi Gratis
Tanggung jawab Sony Sonjaya dalam mengoordinasikan percepatan MBG menuntut akurasi tinggi. Ia memastikan bahwa tim verifikasi hanya memproses pendaftaran yang masuk melalui pintu resmi sesuai kapasitas sistem.
“Kami menjaga integritas program ini. Jika Anda membangun tanpa mengikuti alur sistem kami sejak awal, jangan harap kami akan melakukan verifikasi,” tutupnya
Fakta Penting Program MBG:
Ketua Tim Verifikasi: Sony Sonjaya memimpin langsung validasi data.
Sistem Bersih: BGN menghapus semua data draft untuk mencegah manipulasi.
Prosedur Baku: Pendaftaran wajib melalui sistem sebelum pembangunan fisik dimulai.
Anti-Calo: BGN menolak segala bentuk negosiasi di luar sistem resmi.***
