SUMEDANG, Wplus62.com – Ruang publik kembali mendapat asupan informasi segar mengenai masa depan pendidikan di Tatar Simpati. Melalui program “Garasi Diskusi” yang dipandu secara apik oleh moderator Fuji Mariana, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, membedah tuntas target capaian instansinya untuk tahun 2026.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, Fuji Mariana berhasil menggali sisi strategis dari kebijakan pendidikan Sumedang. Dr. Eka Ganjar menegaskan bahwa transformasi pendidikan bukan sekadar wacana, melainkan langkah konkret untuk menjawab tantangan global.
Aksesibilitas dan Digitalisasi: Fokus Utama 2026
Menjawab pertanyaan kritis dari Fuji Mariana mengenai pemerataan kualitas, Dr. Eka Ganjar menekankan bahwa tahun 2026 merupakan garis finish bagi beberapa program prioritas:
- Akselerasi Literasi Digital: Dinas Pendidikan mewajibkan integrasi teknologi di setiap jenjang sekolah. Hal ini bertujuan agar siswa di pelosok Sumedang memiliki kompetensi yang setara dengan siswa di kota besar.
- Peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS): Pemerintah fokus meningkatkan angka IPM dengan memastikan transisi siswa dari tingkat dasar ke menengah berjalan mulus tanpa kendala biaya.
- Penguatan Karakter “Sumedang Simpati”: Selain teknologi, kurikulum berbasis kearifan lokal tetap menjadi pilar utama untuk menjaga identitas moral generasi muda.
Dinamika Diskusi: Menyoroti Kesejahteraan Guru
Suasana diskusi semakin tajam saat Fuji Mariana melontarkan pertanyaan mengenai nasib tenaga pendidik. Dr. Eka Ganjar merespons dengan memaparkan rencana peningkatan kompetensi guru melalui digital platform dan skema insentif yang lebih terukur.
“Kami ingin guru-guru di Sumedang tidak hanya menjadi pengajar, tetapi menjadi fasilitator perubahan. Target 2026 adalah menciptakan ekosistem sekolah yang bahagia dan inovatif,” ungkap Dr. Eka Ganjar.
Kesimpulan dan Harapan
Kolaborasi antara pers melalui IJTI dan pemerintah daerah dalam acara ini menjadi bukti transparansi publik yang sehat. Fuji Mariana menutup sesi dengan menekankan pentingnya sinergi semua pihak—orang tua, guru, dan pemerintah—untuk mewujudkan target ambisius tersebut.
Dengan visi yang jelas dan strategi yang terukur, Dinas Pendidikan Sumedang optimis dapat mencetak generasi emas yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional pada tahun 2026.
