CISARUA, W+62.COM – Tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu di hari kedua pencarian korban longsor Kampung Gintung, Desa Cibodas, Cisarua. Hingga Minggu (25/1/2026) siang, petugas telah mengangkut 16 kantong jenazah dari timbunan material longsor, namun baru tujuh korban yang berhasil terungkap identitasnya.
Kondisi medan yang labil dan cuaca ekstrem memaksa tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas bekerja ekstra hati-hati saat menyisir titik-titik reruntuhan.
Tim DVI Kejar Proses Identifikasi
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima kiriman jenazah secara bertahap.
“Pos DVI menerima 10 kantong jenazah pada Sabtu (24/1/2026) dan enam kantong tambahan pada Minggu pagi hingga siang. Tim forensik telah menuntaskan identifikasi tujuh jenazah, sementara sembilan lainnya masih dalam proses pemeriksaan mendalam,” tegas Hendra.
Tim medis menggunakan teknologi identifikasi mutakhir untuk memastikan akurasi data korban. Berikut adalah tujuh nama yang telah terkonfirmasi oleh Pos DVI:
- Suryana (57, Laki-laki)
- Jajang Tarta (35, Laki-laki)
- Nining (40, Perempuan)
- Dadang Apung (60, Laki-laki)
- Nurhayati (42, Perempuan)
- M. Kori (30, Laki-laki)
- Lina Lismayanti (43, Perempuan)
Polri Siagakan Layanan Kesehatan
Selain fokus pada pencarian, Polri juga langsung mendirikan pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian. Langkah ini bertujuan untuk menjamin kesehatan para penyintas yang kini tinggal di tenda darurat.
“Kami memprioritaskan layanan kesehatan yang layak bagi para pengungsi guna mendukung pemulihan fisik mereka pascabencana,” pungkas Hendra.
Tantangan di Lapangan
Hingga saat ini, alat berat dan tim evakuasi masih terus membongkar material tanah yang menimbun pemukiman. Pemerintah daerah bersama instansi terkait tengah menyalurkan bantuan logistik, menyiapkan tempat tinggal sementara, serta memberikan dukungan psikososial untuk mendampingi keluarga korban yang tengah berduka.***
