Berita Terkini

Kantor Kejari Sumedang Diserbu Ibu-ibu Saat Menggelar Pasar Murah dan Bazar

Inisiasi Kejati Jabar di Hari Lahir Kejaksaan ke-80 dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80

SUMEDANG, W+62.com– Ratusan warga Sumedang yang didominasi ibu-ibu tampak telah memenuhi halaman depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang, tempat digelarnya pasar murah dan bazar pada Selasa (12/8/2025)

Acara yang digelar dalam rangka Hari Lahir Kejaksaan ke-80 dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 itu hasil kerjasama pihak Kejari Sumedang dengan Bulog, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Beberapa pengunjung bahkan rela datang lebih awal agar tidak kehabisan stok. “Semua barang yang dijual ini di bawah pasaran. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Kajari karena telah menggelar pasar murah ini,” ujar salah seorang pengunjung.

Dalam Pasar Murah yang digelar, ditawarkan berbagai macam bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat, antara lain Beras, Minyak, Gula, telur dan lainnya dijual dengan harga murah.

Seperti harga beras di pasaran saat ini mencapai Rp 15.000 per kilogram, sedangkan di pasar murah Kejari Sumedang ini hanya Rp 47.500 per 5 kilogram.

Lalu, harga minyak di pasaran Rp 18.000, sedangkan di pasar murah hanya Rp 14.500. Selain itu, harga telur di pasaran saat ini mencapai Rp 30.000 per kilogram, sedangkan di pasar murah hanya Rp 24.000.

Inisiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat 

Menanggapi kegiatan pasar murah di Kejari Sumedang, Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, Adi Purnama mengungkapkan, gerakan pasar murah ini merupakan inisiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, Adi Purnama saat menanggapi pertanyaan Ketua PWI Sumedang, Ade Hadeli dalam acara Pasar Murah dan Bazar di Kejaksaan Negeri Sumedang, Selasa (12/8/2025)

Ia menuturkan, di pasar murah ini ada stok beras murah sebanyak 3 ton dari Bulog. Lalu, telur, minyak, serta sayur mayur hasil kerja sama dengan petani/peternak dan sembako lainnya.

“Adapun membeludak warga yang antusias membuat kami melakukan sistem antri agar tertib dan tidak mengganggu saat proses transaksi jual beli berlangsung,” ungkap Adi.

Kajari Sumedang berharap, dengan adanya pasar murah ini, dapat membantu meringankan perekonomian masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Kejaksaan bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang penegakan hukum, tetapi juga kepedulian sosial,” katanya.

Pasar murah serentak ini, sambung Adi, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya dalam menjaga kestabilan harga pangan dan mempererat hubungan antara institusi kejaksaan dengan warga.

“Kami ingin memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat. Dengan harga yang lebih terjangkau, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi warga, terutama menjelang peringatan kemerdekaan ini,” ujar Adi

Dalam kegiatan ini, tak hanya sembako Bazar Usaha Mikro Kecil pun menawarkan berbagai produk makanan. Langkah ini sekaligus menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM di Sumedang untuk memperluas pasar.***