SUMEDANG, W+62.COM– Kejuaraan Paragliding tingkat dunia yang akan digelar di Jatigede Sumedang selama tujuh hari (21-28 September 2025) sudah dipersiapkan secara matang, dan siap dilaksanakan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang, Tuti Ruswati, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi Virtual terkait keamanan dan pengendalian inflasi bersama Menteri Dalam Negeri di Command Center pada Selasa (2/9/2025).
Ajang olahraga dirgantara bergengsi tingkat dunia dengan nama, West Java Paragliding World Championship (WJPWC) 2025, akan dimulai di Batudua, Kecamatan Cisitu, dan berakhir di halaman Pusat Pemerintahan Sumedang.
“Kesiapan event paralayang ini sudah sangat matang. Secara teknis semua sudah dipersiapkan. Kami juga akan segera rapat bersama Pak Bupati untuk memastikan arahan dan langkah-langkah teknis di lapangan,” ujar Sekda.
Event WJPWC 2025 akan diikuti 123 atlet dari 17 negara yang telah resmi terdaftar dan memesan tiket ke Indonesia. “Jumlah pendaftar sebenarnya mencapai lebih dari 170 atlet internasional, namun sesuai aturan, peserta dibatasi maksimal 120 pilot untuk menjaga kualitas dan keamanan perlombaan,” katanya.
Sekda menegaskan alasan Sumedang kembali dipilih sebagai lokasi kejuaraan dunia ini karena reputasinya yang sudah mendunia di bidang olahraga paralayang.
“Kabupaten Sumedang sudah menjadi ikon dunia untuk kegiatan paralayang. Ajang ini selalu dinantikan para atlet internasional. Animo peserta sangat tinggi, dan ini membuktikan Sumedang memiliki daya tarik luar biasa di tingkat global,” jelasnya.
Sebagai langkah persiapan akhir, Pemerintah Daerah Sumedang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan melakukan pengecekan lokasi dan persiapan teknis dalam waktu dekat untuk memastikan penyelenggaraan WJPWC 2025 berjalan sukses, aman, dan meriah.
“Kita berharap tingginya animo peserta luar negeri akan berdampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.***
