SUMEDANG, W+62.COM– Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sumedang menggelar pembukaan kegiatan Optimalisasi Peran Masjid dalam Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial untuk Mewujudkan Masjid Sehat Simpati di Asrama Haji Pusdai Sumedang, Rabu (24/9/2025).
Kegiatan resmi dibuka oleh Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumedang, Dr. Dian Sukmara.
Dalam sambutannya, Dian menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat penggerak pemberdayaan umat.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat peran masjid, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun kesehatan masyarakat. Masjid harus menjadi simpul kebersamaan, solidaritas, serta kemandirian yang memberi manfaat nyata bagi jamaah dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Program Masjid Sehat Simpati, hadir sebagai inovasi untuk menjadikan masjid di Sumedang lebih berdaya, ramah jamaah, serta berfungsi secara holistik dalam menjawab kebutuhan umat.
“Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pengurus DKM, dan masyarakat, masjid diharapkan dapat menjadi episentrum kegiatan sosial-ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Dian menambahkan, lahirnya kesadaran bersama untuk menghidupkan masjid sebagai pusat peradaban sangat penting dalam mendukung terwujudnya masyarakat Sumedang yang religius, sehat, sejahtera, dan berdaya saing.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus DMI, tokoh agama, perwakilan pemerintah daerah, serta pengurus DKM se-Kabupaten Sumedang.***
