SUMEDANG, W+62.COM– Karakteristik Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang dengan berbagai keunggulan berbasis kearifan lokal dan budaya masyarakat diracik memenuhi tuntutan perkembangan zaman, ditengarai menjadi dasar pemikiran Pemerintah Kecamatan Rancakalong menjadi sebuah Inovasi dalam bidang pelayanan masyarakat.
Hal itu dituturkan Camat Rancakalong, Deni Nurdani Supandi dengan program inovasi baru yakni MONCORONG (Momen Nyata Cinta Ka Orang Rancakalong).
“Karakter gotong royong, solidaritas tinggi, dan kepedulian sosial yang kuat merupakan keunggulan yang sangat mencolok dari masyarakat Rancakalong,” ungkap Deni Nurdani Supandi, Jumat (24/10/2025).
Namun di tengah dinamika pembangunan dan peningkatan pelayanan publik, sambung Camat Rancakalong itu, masih terdapat masyarakat yang tergolong kurang mampu dan membutuhkan perhatian, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
Dikatakan Camat Deni, Pelayanan publik tidak hanya diukur dari ketepatan administrasi dan kecepatan birokrasi, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakatnya.
“Berangkat dari semangat tersebut, Kecamatan Rancakalong menghadirkan inovasi pelayanan publik berbasis empati dan kepedulian sosial melalui program MONCORONG (Momen Nyata Cinta Ka Orang Rancakalong),” jelasnya.
Ikon Batman
Camat Rancakalong menilai, inovasi ini merupakan bentuk pelayanan prima yang dikemas secara humanis dengan mengintegrasikan kegiatan sosial, yakni pembagian sembako (NGABAKO–Ngabagi-bagi Sembako) kepada masyarakat kurang mampu, disertai dengan pendampingan pelayanan administrasi secara langsung.
“Dengan begitu, Pemerintah Kecamatan Rancakalong tidak hanya memberikan pelayanan administratif saja, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan dalam tugas pelayanan publik,”ujarnya.
Saat ditanya perihal lambang Batman sebagai ikon MONCONG, Deni mengatakan itu sebagai ikonik saja, dimana ikon Superhero itu mudah dikenali oleh berbagai kalangan.
“Ya Batman itu kan manusia Kelelawar dalam bahasa Sunda disebut Kalong. Agar mudah diingat dan dikenali ikon Batman kita pakai,” katanya.
Dampak yang ingin kita capai yaitu terciptanya suasana pelayanan yang ramah, empatik, dan inklusif di Kecamatan Rancakalong, sambung Camat Deni, lalu terwujudnya model pelayanan publik berbasis sosial yang dapat direplikasi oleh perangkat daerah lain.
“Pada intinya akan berdampak pada meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik dan meningkatnya rasa kebersamaan antar warga,” pungkasnya.***
