SUMEDANG,W+62.com- Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno memberikan himbauan kepada masyarakat Kabupaten Sumedang agar mewaspadai puncak cuaca ekstrim pada jelang akhir tahun 2024.
Dalam kesempatannya, Atang yang ditemui usai mengikuti apel kesiapan Operasi Lilin Lodaya 2024 dalam menghadapi Natal dan Tahun ahun Baru di Mapolres Sumedang, pada Jumat, 20 Desember 2024.
“Nataru kali ini kita dihadapkan pada musim hidrometeorologi yang ekstrim. Kita berkolaborasi bersama TNI, Polri bersama stakeholder mempersiapkan penanggulangan bencana yang akan timbul,” ungkap Atang.
Atang mengingatkan, agar masyarakat lebih waspada terhadap puncak musim hidrometeorologi yang cukup membahayakan. Oleh karena itu, warga diminta untuk tetap waspada akan dampak dari hidrometeorologi tersebut.
“Masyarakat harus merencanakan dengan bijak agar dapat meminimalisir bahaya akibat bencana tersebut,” katanya.
Kalak BPBD Sumedang itu menyebut, sebagai langkah pencegahan terjadinya bencana, BPBD Sumedang beserta seluruh stakeholder lintas sektoral melakukan beberapa kegiatan seperti penebangan pohon dan pembersihan saluran air.
“Di mulai hari ini, kami melakukan penebangan pohon di wilayah Pamulihan, Ciherang dan cadas pangeran. Seluruhnya sekira 295 pohon yang dianggap rawan dan membahayakan pengendara,” ujarnya.
Atang menambahkan, pihaknya tidak mungkin melakukan secara serentak dan bisa selesai selama tiga hari. Namun ia menyebut akan memaksimalkan potensi yang ada.
“Upaya kita bersama beberapa stakeholder terkait termasuk TNI, Polri, Pol PP, Dishub dan Karang Taruna serta tim kesehatan di lokasi, berusaha untuk meminimalisir dampak dari pohon tumbang,”pungkasnya.***
