Berita Terkini

Bupati Sumedang Buka Pelatihan Berdasarkan Unit Kerja Kompetensi (DBHCT) Tahap III Tahun 2025

SUMEDANG, W+62.com– Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir secara resmi membuka Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Kegiatan Pelatihan Berdasarkan Unit Kerja Kompetensi (DBHCT) Tahap III Tahun 2025, bertempat di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang pada Rabu, (23/07/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang. Dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, serta Kepala Dinas UMKPP Sumedang.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyampaikan, pelatihan ini merupakan upaya konkret Pemerintah Daerah untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja maupun wirausaha.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir didampingi Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Taufik Hidayat saat membuka Pelatihan Berdasarkan Unit Kerja Kompetensi (DBHCT) Tahap III Tahun 2025 pada Rabu (23/7/2025)

“Hari ini saya membuka pelatihan dari BLK Disnakertrans Sumedang. Ada pelatihan roti dan kue, otomotif, komputer, serta peternakan. Tentunya ini akan menambah kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan yang akan membantu peserta untuk disalurkan ke dunia kerja atau bahkan membuka usaha sendiri,” ujar Bupati Dony.

Adapun pelatihan yang diselenggarakan pada tahap III ini, meliputi Practical Office di Kampus SMK Ma’arif 2 Sumedang, Pembuatan Roti dan Kue di Kecamatan Wado dan Cimanggung Service Sepeda Motor di SMK Ma’arif 2 Sumedang Pengelolaan Ternak Domba di Kecamatan Sumedang Selatan.

Angka Pengangguran Dibawah Rata-rata Provinsi Jawa Barat 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan sekaligus mengurangi angka pengangguran di Sumedang.

InshaAllah kita akan berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan, khususnya yang bergerak di bidang roti dan kue, agar para lulusan pelatihan bisa langsung diserap dan bekerja. Minimal ini bisa mengurangi beban pengangguran di Sumedang. Tahun ini Alhamdulillah, angka pengangguran kita berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat,”tuturnya.

Ia menambahkan, pelatihan seperti ini akan terus dilakukan baik di lokasi pusat pemerintahan, desa-desa, maupun langsung di kantor BLK, demi memberi manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan atau ingin mandiri melalui wirausaha.

Program pelatihan DBHCT ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menciptakan SDM unggul dan berdaya saing di era modern.***