Berita Terkini
Tak Berkategori  

Kades Margaluyu Keluhkan Tiga Sumber Saluran Air Penyebab Banjir dan Abrasi di Wilayahnya Termasuk Dari Tol Cisumdawu

SUMEDANG, W+62.com- Kepala Desa Margaluyu, Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang, H. Mamad mengeluhkan beberapa saluran air yang kerap kali menjadi biang banjir pada saat musim penghujan tiba.

Menurutnya, ada beberapa titik menjadi langganan terjadinya banjir kiriman pada saat musim hujan dari beberapa aliran saluran tersier di wilayah Desa Margaluyu yang berbatasan dengan Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang.

“Ada tiga yang menjadi sumber utama banjir pada saat musim hujan di Desa Margaluyu, baik dari sungai Cisumengka, saluran tersier Cijolang dan dari saluran tol Cisumdawu,” ungkap Kades Margaluyu, H. Mamad saat ditemui pada Rabu (16/4/2025).

Mamad mengatakan kondisi ini sudah berlangsung lama, dan tak jarang menimbulkan bencana lanjutan seperti longsor dan abrasi yang berdampak langsung pada pesawahan dan rumah warga.

“Sebagai langkah antisipatif dan perbaikan dari kami, yaitu perbaikan saluran tersier meskipun dengan dana swadaya masyarakat dan sebagian dari bantuan dana desa,” ujarnya.

Sedangkan untuk saluran yang berasal dari jalan tol Cisumdawu, sambung H. Mamad, pihak Pemdes Margaluyu akan membicarakannya dengan pihak pengelola jalan tol (PT.CKJT).

Kades Margaluyu, H. Mamad (kiri) saat menerima Plt.Kasi Tantribmas Kecamatan Tanjungsari, Ahyar Koswara (kanan) pada saat assesmen dampak banjir beberapa waktu lalu.

“Rencananya kami akan mengajak diskusi kepada CKJT mencari solusi penanganan dampak dari saluran air yang bersumber dari tol, sehingga bisa mengalir dengan baik,” katanya.

Kades Margaluyu yang didampingi Kasi Pemerintahan Yadi, mengaku setiap musim hujan tiba selalu mendapatkan laporan dari warga adanya tanggul jebol, kebanjiran akibat luapan sungai.

“Yang sering terjadi banjir akibat luapan sungai Cisumengka, hal itu kami sudah sampaikan pula kepada Dinas PU Sumedang, untuk memecahkan permasalahanya, salah satunya pembuatan jembatan penghubung antara Dusun Cijolang dengan Dusun Mariuk,”tutur Yadi.

Sedangkan untuk langkah antisipatif dari kami, tambah Yadi, Pemdes Margaluyu telah melakukan beberapa pekerjaan berupa saluran air tersier yang bisa mengatur jalur air menjadi lebih baik.

“Harapan kami dan warga desa, tambah Yadi, ada perhatian dan pemeliharaan saluran sungai Cisumengka agar dampak banjir tersebut tidak meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat Desa Margaluyu,” pungkasnya.***