SUMEDANG, Wplus62.com – Senyum lega terpancar dari wajah warga Dusun Sukaasih, Desa Cisalak. Tepat pada puncak peringatan Milangkala Kecamatan Cisarua ke-25, Sabtu (23/5/2026), Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir secara resmi menyerahkan kunci hunian baru bagi warga terdampak pergerakan tanah.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menjamin keselamatan warganya dari ancaman bencana alam.
Prioritaskan Keselamatan: Dari Zona Merah ke Hunian Nyaman
Bupati Dony bersama Wakil Bupati dan jajaran SKPD menegaskan, pemerintah menjamin masyarakat tidak lagi merasa was-was. Oleh karena itu, Pemkab Sumedang mengambil langkah cepat dengan membebaskan lahan dan membangunkan rumah permanen yang lebih layak.
“Kami menindaklanjuti relokasi empat rumah terdampak bencana tahun lalu. Pemerintah membebaskan lahan dan membangun fisik rumahnya agar masyarakat bisa hidup lebih tenang, aman, dan tidak khawatir lagi,” tegas Bupati Dony di sela-sela peresmian.
Selain memberikan rasa aman, relokasi ini bertujuan untuk memutus rantai risiko jatuh korban jiwa di titik-titik rawan longsor yang telah teridentifikasi melalui kajian teknis.
Spesifikasi Rumah dan Rencana Berkelanjutan
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan), Marlina, merinci bahwa hunian yang diserahkan merupakan tipe 36. Fasilitasnya cukup lengkap untuk keluarga kecil, meliputi:
- Dua kamar tidur yang nyaman.
- Ruang tamu yang luas.
- Kamar mandi bersih dan fasilitas dasar lainnya.
- Lahan yang masih memungkinkan untuk dikembangkan secara mandiri.
Lebih lanjut, Marlina menjelaskan bahwa proses ini akan terus bergulir. Pasalnya, pemerintah telah menyiapkan usulan pembangunan satu unit rumah tambahan pada tahun 2027 mendatang untuk warga terdampak lainnya.
Transformasi Lahan: Zona Rawan Menjadi Ruang Hijau
Pemerintah mengimbau warga untuk segera mengosongkan rumah lama yang berada di zona bahaya. Sebagai langkah preventif, Dinas Perkimtan menyarankan agar bangunan lama dirobohkan dan dialihfungsikan.
“Kami berharap rumah lama tidak ditempati lagi. Alangkah baiknya lahan tersebut kita tanami tanaman keras agar berfungsi sebagai area penyangga hijau dan meminimalisir risiko pergerakan tanah di masa depan,” tambah Marlina.
Sinergi Antar-Lembaga untuk Penanganan Bencana
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumedang akan mempererat kolaborasi antara Dinas Perkimtan dan BPBD. Sinergi ini bertujuan agar proses relokasi maupun perbaikan rumah pascabencana berjalan lebih:
- Cepat dalam merespons laporan warga.
- Tepat Sasaran berdasarkan skala prioritas risiko.
- Berkelanjutan melalui perencanaan tata ruang yang lebih matang.
Acara penyerahan kunci ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Cisarua, Pemerintah Desa Cisalak, serta para penerima manfaat yang kini resmi menempati tempat tinggal yang lebih aman.***
