Berita Terkini
Tak Berkategori  

Satlinmas Desa Margaluyu Dilatih Siaga Perubahan Iklim dan Aktifkan Kembali Siskamling

Pelatihan Satlinmas Desa Margaluyu Tanjungsari dalam rangka kesiapsiagaan terhadap perubahan iklim dan aktifasi Siskamling pada Selasa (7/10/2025)

SUMEDANG, W+62.COM– Pelatihan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Desa Margaluyu berlangsung di GOR Desa Margaluyu Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Sumedang pada Selasa (7/10/2025).

Acara pelatihan Satlinmas dibuka oleh Kepala Desa Margaluyu, H. Mamad dengan menghadirkan Narasumber Kasi Tantribmas (MP), Ahyar Koswara dan Danramil 1004 Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan.

Kepala Desa Margaluyu, Mamad mengungkapkan beberapa peran Satlinmas dalam kehidupan sosial di masyarakat desa sangat dibutuhkan. “Sebagai garda terdepan, Linmas masih menjadi organisasi yang penting di masyarakat dalam berbagai kondisi,” katanya.

Kegiatan pelatihan Satlinmas ini, sambung Kades Margaluyu, sebagai pengakuan Pemerintah Desa terhadap peran dan fungsi Satlinmas. “Dalam konteks perhatian, Pemdes berupaya memberikan kesejahteraan yang layak bagi anggota Satlinmas, antara lain memastikan seluruh anggota masuk program BPJS,” ujarnya.

Akan tetapi, tambah Kades, permasalahan yang dihadapi oleh Pemdes saat ini, kegiatan untuk Satlinmas belum masuk kode anggaran, sehingga pihak Pemdes kesulitan menggunakan nomenklatur kegiatan bagi Satlinmas.

Kades Margaluyu berharap, kedepan akan diberikan kode anggaran dari pemerintah pusat dan daerah untuk kegiatan Satlinmas dan kesejahteraannya.

Selain itu, H. Mamad menyampaikan program yang digulirkan oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dengan program “Sapoe Sarebu” sebagai langkah antisipasi permasalahan sosial di masyarakat.

Peran Satlinmas 

Sementara itu, Plt. Kasi Tantribmas (MP) Kecamatan Tanjungsari, Ahyar Koswara menjelaskan struktur dan peran Satlinmas. Ia menekankan berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat saat ini harus bisa terdeteksi dini sebelum viral di media sosial.

“Peran Satlinmas yang dahulu dikenal sebutan Hansip menjadi krusial di tengah masyarakat. Peran dan fungsinya sangat luar biasa,” ungkap Ahyar.

Namun demikian, sambung MP Tanjungsari, perhatian kesejahteraan terhadap Satlinmas belum terpenuhi. Oleh karena itu sangat wajar apabila menjadi anggota Satlinmas kurang diminati oleh anak-anak muda.

Danramil 1004 Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan dan Plt Kasi Tantribmas (MP) Kecamatan Tanjungsari, Ahyar Koswara menjadi narasumber pada Kegiatan Pelatihan Satlinmas Desa Margaluyu pada Selasa (7/10/2025)

“Peran Satlinmas di tingkat desa terutama dalam menjaga Kamtibmas dan juga siaga kebencanaan sangat perlu. Karena itu, saat ini fungsi Siskamling harus berjalan,” katanya.

Lebih lanjut, Plt. Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Tanjungsari, pada Kegiatan Pelatihan itu, peran serta Linmas dalam perubahan iklim, kebencanaan serta penguatan ketahanan desa dan juga pentingnya sinergitas antara Linmas, Pemerintah Desa dan Kecamatan, serta masyarakat dalam mewujudkan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Menjaga Sinergitas 

Pada kesempatan itu, Danramil 1004 Tanjungsari, Kapten Inf Agus Hermawan yang juga menjadi narasumber menjelaskan kesiapsiagaan Satlinmas dalam berbagai hal di tingkat desa khususnya di Desa Margaluyu sangat proaktif.

Dengan gaya serius dan santai, Kapten Agus menjelaskan hirarki Linmas dan peran serta fungsinya pada masa kini. “Tuntutan masyarakat semakin besar kepada pemerintahan desa terhadap pelayanan. Termasuk didalamnya kepada Linmas,”katanya.

Sebagai penegak aturan, lanjut Danramil Tanjungsari, Linmas yang berada di desa harus juga menggandeng Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam membuat Perdes.

“Contohnya saja, dalam hal menjaga K3 di lingkungan, BPD membuat Perdes tentang K3 agar Satlinmas yang menegakkan aturan itu, ketika ada yang melanggar, aturan sudah ada,”jelasnya.

Oleh karena itu, sinergitas Linmas dengan pemerintahan desa harus terjaga dengan baik.

Danramil 1004 Tanjungsari berharap kemampuan Satlinmas Desa Margaluyu juga mampu melakukan upaya deteksi dini dalam kondisi apapun. “Ini penting untuk dilakukan oleh Linmas, agar kita waspada dengan K3 dan siaga bencana,” ujarnya.***