SUMEDANG, W+62.COM– Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menanggapi situasi terkini rencana aksi demo mahasiswa, yang batal digelar di dua tempat yakni Makopolres Sumedang dan Gedung DPRD Sumedang pada Senin (1/9/2025).
Sesaat setelah menerima kunjungan Danrem 062/Tarumanegara, dan didampingi oleh Wakil Bupati, Kapolres Sumedang, Dandim 0610/ Sumedang dan Ketua DPRD Sumedang di ruang kerjanya, Pusat Pemerintahan Sumedang.
Dikatakan Bupati Sumedang mengucapkan syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sumedang, dengan batalnya rencana aksi demo mahasiswa.
Bupati Dony menyebutkan, situasi dan kondisi Sumedang yang aman damai saat ini tidak terlepas dari kebersamaan antara Pemerintah, TNI, Polri serta masyarakat Kabupaten Sumedang.
“Terimakasih Kepada seluruh masyarakat Sumedang yang tetap menjaga kekompakan untuk menjadikan Sumedang sebagai rumah aman dan nyaman ditinggali,” ungkap Bupati Dony.
Ia juga mengatakan, kondusivitas Sumedang tentunya harus tetap terjaga. Kekompakan dari Forkopimda Sumedang dalam mengantisipasi dan menjaga daerah tetap aman dan kondusif.
“Terbukti, masyarakat Sumedang sudah sangat baik dalam menyikapi informasi yang berkembang terkait maraknya aksi demo di beberapa daerah,”katanya.
Dony menyebut, masyarakat Sumedang sangat sadar dengan situasi nasional terutama terkait maraknya aksi demo yang berujung anarkis dan penjarahan. “Kedewasaan berpikir serta kesadaran masyarakat menjaga daerah untuk tetap kondusif,” ucapnya.
Bupati Sumedang juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Satpol PP serta BPBD yang tetap siaga untuk mengantisipasi dan menjaga keamanan daerah.
Meskipun demikian, Bupati Dony mengaku dalam hal penyampaian pendapat, pihaknya tidak menutup kesempatan selama disampaikan sesuai aturan.
“Penyampaian pendapat dan aspirasi merupakan hak asasi, namun keamanan dan kedamaian itu di atas segalanya,”pungkas Bupati.***
