SUMEDANG, W+62.com– Ribuan orang penuhi halaman Desa Pamulihan Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang mengikuti Nyusur Lembur Pamulihan sejauh 8,7 KM pada Sabtu (16/8/2025).
Acara yang bertajuk “Agrowisata Walk Trip” diikuti pula oleh Komunitas Sumedang Walkers dibuka oleh Camat Pamulihan, Mamat Hady Saputra mewakili Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir yang batal hadir.
Tampak dalam rombongan peseta, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang, Rita Oktaviani, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Tim Pertimbangan, Asep Uus Ruspandi, Kadisbudparpora Sumedang, Nandang Suparman dan sejumlah pejabat Forkopimcam Pamulihan serta DPK Apdesi.
Sebelum pelepasan peserta Nyusur Lembur, Kades Pamulihan, Ujang Suleman mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus dalam rangkaian Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan juga sebagai ajang promosi Desa Pamulihan menjadi Desa Agrowisata.
“Alhamdulillah, dalam kegiatan Nyusur Lembur Pamulihan yang akan diikuti kali ini melalui berbagai tempat yang sarat dengan kawasan agrowisata sepanjang 8,7 KM,” ungkap Kades Pamulihan.
Sementara itu, Camat Pamulihan, Mamat Hady Saputra yang baru menjabat 3 hari, memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan kepada masyarakat Desa Pamulihan.
“Perkenankan saya memperkenalkan diri kembali sebagai Camat Pamulihan, meskipun sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekcam di Kecamatan Pamulihan,” katanya.
Mamat meminta khususnya kepada warga masyarakat Pamulihan bekerjasama dengannya dalam membangun wilayah Kecamatan Pamulihan yang lebih maju lagi.
Peserta Nyusur Lembur Pamulihan dilepas Camat sekira pukul 07.10 WIB menuju Gamlung dan 10 daerah lainnya, berakhir sekira pukul 9.00 WIB di Kantor Desa Pamulihan.
Menjadikan Kawasan Agrowisata
Usai kegiatan, sejumlah pejabat berkumpul di kantor Desa Pamulihan sekadar ramah tamah dan melepas lelah setelah berjalan sepanjang 8,7 KM.
Dalam pertemuan itu, Kades Pamulihan, Ujang Suleman menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Desa Pamulihan sebagai Desa Agrowisata.
Hal itu ditanggapi oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman. Ia menyampaikan beberapa hal terkait persiapan dan perencanaan.
“Matangkan saja dulu perencanaan dan persiapannya bersama Dinas PUTR agar nanti tidak menyalahi aturan,” ungkapnya.
Nandang mengatakan, dalam penataan wilayah tentunya perlu mempertimbangkan berbagai hal dari berbagai macam aspek, diantaranya sosial, demografi dan juga rencana pengembangan wilayah.
“Dilihat dari kondisi lingkungan saat ini, sebetulnya sangat cocok, seperti halnya beberapa tempat menjadi lokasi agrowisata. Namun tentunya itu harus disepakati bersama,” jelas Nandang.***
