SUMEDANG, W+62.com– SMAN 1 Sumedang mengumumkan secara resmi telah menerima 516 siswa baru melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
Angka ini meningkat signifikan dibanding tahun lalu yang hanya 36 siswa per kelas rombongan belajar (Rombel), kini rata-rata lebih dari 40 siswa per Rombel sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Ade Mimi Harliah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Sumedang, menjelaskan, penerimaan 516 siswa masih belum memasuki tahap peminatan.
“Saat ini siswa masih mengikuti pembelajaran umum di kelas 10. Pada kelas 11 nanti, mereka akan memilih peminatan berdasarkan minat dan rencana karier misalnya, siswa yang bercita-cita menjadi perawat akan mendalami mata pelajaran terkait keperawatan, bukan sekadar IPA atau IPS,” ujarnya ketika ditemui di Kampus SMAN 1 Sumedang pada Selasa (22/7/2025).
Ade Mimi menambahkan, kebijakan Gubernur Jawa Barat yang mewajibkan setiap SLTA di daerah dengan kepadatan tinggi—termasuk SMAN 1 yang menjadi sekolah penyangga bagi 72 sekolah di Kecamatan Sumedang Selatan untuk menerima rombongan belajar di atas 40 siswa.
“Sebagai pelaksana di lapangan, kami berusaha menyesuaikan diri dengan kebijakan tersebut. Kami juga menjalankan Program Afirmasi Penerimaan Siswa (PAPS) untuk mengakomodasi calon peserta didik berdomisili dekat dan berasal dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.
Pembagian Kelas
Secara teknis, 516 siswa baru dibagi ke dalam 12 kelas, sehingga rata-rata 43 siswa per Rombel. Namun agar tidak ada siswa yang merasa asing, sekolah membagi menjadi 6 kelas dengan 42 siswa dan 6 kelas dengan 44 siswa.
“Pembagian ini kami rancang sedemikian rupa supaya setiap siswa tetap memiliki teman sebangku,” kata Ade Mimi.
Terkait kesiapan tenaga pendidik, Ade Mimi mengakui bahwa jumlah lebih dari 40 siswa per kelas menuntut adaptasi.
“Meskipun saya sendiri tidak mengajar kelas 10, beberapa guru sempat menanyakan kenyamanan mengajar di kelas padat. Namun kami berusaha menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif,” tambahnya.
Menunjang proses belajar, SMAN 1 Sumedang telah menambah kursi dan meja belajar sesuai kebutuhan. “Penambahan furnitur ini sudah kami realisasikan agar setiap siswa mendapat fasilitas yang memadai,” tutup Ade Mimi.***
